Gaya Hidup

Tren Minuman 2022, Konsumen Beralih Ke Gaya Hidup Sehat Pasca Pandemi Covid-19

Minggu, 03 Juli 2022 - 11:01 | 172.15k
Minuman bersoda telah beralih ke minuman-minuman seperti ini.
Minuman bersoda telah beralih ke minuman-minuman seperti ini.

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ada tren pergeseran konsumsi makanan dan minuman pasca pandemi Covid-19, bahwa semua kini tentang sehat, yakni hidup, makan, bernafas, bahkan sampai soal minuman.

Kalau dulu minuman ringan bersoda merupakan minuman yang mewah dan harus dimiliki, kini berubah menjadi lebih baik. Saat ini orang-orang mencari segala sesuatu yang organik dan pengawet yang nyata.

Advertisement

Contoh sederhana kopi, minuman sehari-hari di hampir setiap rumah tangga. Saat ini, ada lebih banyak pilihan daripada kopi biasa, seperti campuran sehat dengan jahe, putih, tulsi, atau bahkan kunyit latte, yang menjadi tren terbaru.

Dalam sebuah laporannya, NDTV.food menyebutkan, ideologi di balik munculnya tren baru ini adalah bahwa konsumen telah beralih ke gaya hidup sehat dan mencari produk dengan manfaat kesehatan.

Kunyit adalah pilihan baru karena mengandung kurkumin, yang memiliki sifat antioksidan kuat yang sangat bermanfaat bagi kesehatan seseorang.

Berdasarkan sentimen tersebut ada lima tren teratas yang saat ini diserap di seluruh pasar. Inilah 5 tren minuman teratas untuk 2022 :

1. Jejak Organik

Mengonsumsi tumbuhan dan menjadi alami dianggap emas hari ini. Hal yang sama berlaku untuk minuman baik itu teh atau kopi. Individu memilih lebih banyak jus/minuman alami.

Bahkan dalam teh dan kopi, itu semua tentang manfaat kesehatan. Tren yang telah ada untuk sementara waktu adalah meningkatnya konsumsi teh hijau dan kopi di berbagai campuran.

Pasca pandemi, kunyit adalah rasa baru karena manfaat kekebalannya yang luar biasa. Hal ini sangat sejalan dengan meningkatnya adopsi minuman fungsional, yang dengan cepat menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari konsumen.

2. Konsumsi rendah kalori

Menjadi sadar kesehatan sekarang menjadi norma bagi orang-orang yang ingin mengadopsi gaya hidup baru di dunia pasca-pandemi.

Konsumsi minuman yang lebih sehat seperti minuman cold-pressed dan teh berbahan dasar penambah kekebalan tubuh, cold brews, dan bahan-bahan inovatif seperti teh botani semakin mencapai peringkat teratas popularitas di kalangan konsumen yang sadar kesehatan .

3. Campuran baru

Ini mungkin terdengar berulang-ulang tetapi cara menikmati kopi dan teh kita tidak lagi sama.

Hari ini, kopi juga adalah tentang rasa dan campuran baru. Orang India misalnya, sekarang lebih eksperimental dan mencari varietas kopi baru yang menghasilkan campuran khusus dan kopi yang bersumber dari perkebunan kopi tunggal yang memberikan kopi dengan rasa unik dan khasnya sendiri.

4. Fokus Kesehatan

Seiring berjalannya waktu, banyak orang mengubah pilihan minuman mereka berdasarkan gaya hidup mereka.

Di masa lalu, banyak yang memilih anggur merah daripada pilihan lain karena manfaatnya yang sangat besar bagi kesehatan seseorang.

Anggur merah biasanya dikenal baik untuk jantung. Kaya antioksidan, anggur dikenal untuk menurunkan kadar kolesterol serta mengatur gula darah secara mengejutkan. Hal ini juga dikenal untuk mengurangi risiko kanker dan meningkatkan memori.

5. Budaya akar

Kisah dan pengalaman kakek-nenek dikenal sebagai resep utama bagi banyak orang.

Pasca pandemi ini, orang mulai banyak yang kembali memilih untuk menggunakan rempah- rempah buatan sendiri dalam minuman mereka seperti memilih lebih banyak konsumsi buttermilk, susu kunyit, smoothies buah dan biji-bijian, kopi saring, dan banyak lagi.

Manfaatnya, bisa membantu meningkatkan kekebalan, dan kesehatan jantung. Mengurangi risiko penyakit yang mengancam jiwa, dan kesehatan secara keseluruhan.

Dalam kopi saring misalnya. Kopi Malgudi adalah salah satu contohnya. Biji kopinya dipanggang sebentar untuk mempertahankan rasa aslinya dan memberi anda pengalaman kopi saring paling autentik yang bisa membawa Anda kembali ke akar.

Itulah tren minuman konsumen yang kini bergeser ke minuman sehat, alami pasca pandemi Covid-19.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Widodo Irianto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES