Gaya Hidup

Sehat dan Bugar dengan Senam Bio Energy Power

Sabtu, 06 Agustus 2022 - 15:17 | 110.98k
Ratusan masyarakat mengikuti Bio Energy Power atau BEP di Lapangan Parkir Belakang Transmart Mall, Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur. (FOTO: Moh Ramli/TIMES Indonesia)
Ratusan masyarakat mengikuti Bio Energy Power atau BEP di Lapangan Parkir Belakang Transmart Mall, Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur. (FOTO: Moh Ramli/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Senam Bio Energy Power atau BEP terus bekembang di kalangan masyarakat. Olah tubuh BEP yang mengambungkan olah nafas dan gerak diyakini membuat tubuh bugar dan sehat.

"Dan Bio Energy Power itu merupakan kombinasi antara olah nafas dan olah gerak yang di rancang berdasarkan teori-teori medis dan mempunyai kekuatan," kata Soepadyo, Ketua KBI Komisariat Pondok Kelapa dan Sekitar kepada TIMES Indonesia, Sabtu (6/8/2022) di sela-sela senam BEP bersama ratusan warga di Lapangan Parkir Belakang Transmart Mall, Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur.

Advertisement

Ia menjelaskan, yang pertama kekuatannya adalah meningkatkan derajat kesehatan. Yang kedua, membangkitkan tubuh untuk mengobati dan bahkan menyembuhkan diri sendiri sendiri.

Bio-Energy-Power-b.jpg

Ia menyampaikan, untuk Bio Energy Power atau BEP di Pondok Kelapa, sudah berdiri tahun 2016. "Telah berkembang menjadi 23 rumah sehat. Saat ini 15 rumah sehat ada di Pondok Kelapa sendiri, setiap RW sudah ada rumah sehatnya dan di luar Pondok Kelapa tetangganya itu ada 8 rumah sehat. Sehingga totalnya 23 rumah sehat yang kita terima," jelasnya.

Sebagai informasi, BEP merupakan Olah Napas dan Olah Gerak yang diperkenalkan oleh Hari Jauhari Angga, seorang anak bangsa yang sebelumnya menekuni ilmu kanuragan. BEP kemudian dikembangkan bersama para dokter di rumah sakit Hasan Sadikin mulai awal tahun 1990 an.

Kemudian BEP mulai diperkenalkan luas di Indonesia oleh penemunya sendiri yang kemudian pada tahun 2017 dimulailah secara terstruktur dengan pelatihan- pelatih angkatan pertama.

BEP terus dikembangkan melalui pembentukan Komunitas BEPers Indonesia (KBI) sebagai organisasi Nir Laba yang terus berkembang sampai dapat menjadi anggota KORMI pada saat ini.

Bio-Energy-Power-c.jpg

Dengan tiga pilar, pertama, berpola pikir positif. Kedua, berpola makan yang benar. Dan ketika, berolahraga gerak yang tepat, maka BEP terus berkembang di masyarakat karena telah dirasakan manfaatnya dalam meningkatkan daya tahan tubuh para BEPers. Hal tersebut dibuktikan dengan kesaksian para peserta dengan BEP badan bertambah bugar bahkan dapat menyembuhkan dirinya.

Sejalan dengan program Pemerintah "Indonesia Bugar 2045" yang mencita-citakan kebugaran Sumber Daya Manusia masyarakat Indonesia dapat sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia pada tahun 2045. Dengan tekat yang bulat, para penggiat Bio Energy Power yang tumbuh dari dan untuk masyarakat terus berkembang untuk Merajut Ulang Kesehatan Bangsa (MUKB). (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES