Gaya Hidup

Vivid Sambas Ajak Pembaca Healing Lewat Buku Hening Bening

Minggu, 22 Januari 2023 - 15:59 | 109.24k
Vivid Sambas menerima karangan bunga dan ucapan selamat saat acara peluncuran Buku Hening Bening di Atrium Grand City Surabaya, Minggu (22/1/2023). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
Vivid Sambas menerima karangan bunga dan ucapan selamat saat acara peluncuran Buku Hening Bening di Atrium Grand City Surabaya, Minggu (22/1/2023). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYAVivid Sambas meluncurkan karya buku tunggal keduanya berjudul Hening Bening Perjalanan Healing & Move On. Peluncuran buku tersebut berlangsung di Atrium Grand City Surabaya. Vivid mengatakan bahwa buku ini adalah pengalaman personal dirinya sebagai seorang praktisi hipnoterapis klinis dan coach. 

Dari praktek tersebut, Vivid Sambas banyak menangani sejumlah kasus menarik. Semua kisah itu ia ceritakan dalam Buku Hening Bening dengan menggunakan nama-nama samaran. Seperti Bunga, Kamboja dan Lebah Madu.

"Pengalaman-pengalaman praktek itu yang coba saya sarikan," ungkap Vivid, Minggu (22/1/2023).

Buku setebal 149 halaman ini dapat menjadi panduan pembaca untuk melepaskan segala beban hidup. Bahkan, ia ingin buku-buku itu penuh coretan, gambar dan tanda-tanda lain.

Karena dalam setiap bab ia menyediakan kertas kosong sebagai sarana  mengekspresikan diri dan momen refleksi di tengah segala macam drama kehidupan.

Vivid-Sambas-a.jpgVivid Sambas bersama karya terbarunya Hening Bening Perjalanan Healing & Move On, Minggu (22/1/2023).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia) 

Vivid Sambas berkeinginan kertas kosong dalam Hening Bening dapat menjadi jurnal perjalanan bagi pembaca. Terutama para kaum perempuan.

Jurnal itu merupakan sebuah luapan setelah penat di tengah keriuhan, kekacauan, kebisingan. Harapannya dengan membaca buku ini, kekeruhan mengendap. 

Sehingga para pembaca dapat mengambil keputusan secara jernih agar hidup mereka bisa lebih bahagia. Oleh karena itu juga, pada bab 20 Vivid juga menyisakan 5 lembar kosong dengan judul A Love Letter to My Self. 

"Jadi setelah menempuh perjalanan ini kita tulis surat cinta untuk diri kita," ungkap Vivid Sambas. 

Ia berharap para puan utuh dalam mencintai dirinya sendiri. Karena tak akan ada pemulihan jika tanpa memiliki rasa utuh. Termasuk memeluk kepahitan dan kekurangan.

"Sebab pada dasarnya manusia adalah pencari makna. Manusia adalah makhluk energi. Setiap hari dengan atau tanpa kesadaran, mengelola energi dalam diri yang merupakan energi Ilahi. Energi Ilahi ini ditunjang oleh energi fisik dan mental. Bila dalam diri kita masih ada api emosi masa lalu, maka api itu melalap energi yang seharusnya bisa kita manfaatkan untuk menjalankan aktivitas rutin sehar-hari."

Kalimat di atas merupakan penggalan paragraf yang ada dalam buku Hening Bening.

Hening bening adalah sebuah buku yang memandu untuk menolong diri sendiri. Dijabarkan dengan detil mulai dari memahami diri yang bermasalah, teknik-teknik untuk menolong diri sendiri sampai pilihan-pilihan untuk memunculkan versi diri kita yang lebih baik.

Vivid-Sambas-b.jpgVivid Sambas membubuhkan tanda tangan dalam buku terbarunya saat acara meet and greet di Atrium Grand City Surabaya, Minggu (22/1/2023).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia) 

"Buku ini ditulis dari pengalaman pribadi penulis yang juga adalah seorang hipnoterapis dan manusia pembelajar. Ilmu kehidupan yang disajikannya sangat dalam namun bisa dinikmati sebagai bacaan ringan yang sewaktu-waktu bisa kita buka pada saat dibutuhkan," ungkap Astrid Wiratna, seorang psikolog.

Vivid Sambas sendiri adalah ibu dengan dua putra dan satu putri, saat ini telah mengarungi pernikahan kedua yang bahagia. Selama 7 tahun ini Vivid aktif sebagai praktisi hipnoterapis klinis maupun sebagai coach. Tidak banyak prempuan di Indonesia yang mendalami dua bidang ini sekaligus.

Sosok Vivid Sambas sekaligus membuktikan bahwa kegagalan adalah sebuah cara kita untuk dekat dengan diri sendiri untuk kemudian bangkit dan menginspirasi orang lain agar bisa bahagia dengan versinya masing-masing. Salah satunya dengan membaca Buku Hening Bening Perjalanan Healing & Move On. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

Konten promosi pada widget ini bukan konten yang diproduksi oleh redaksi TIMES Indonesia. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES