Gaya Hidup

Calon Presiden Ganjar Pranowo Koleksi Batu Akik, Ada yang Pemberian Ulama

Rabu, 30 Agustus 2023 - 14:12 | 126.95k
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat membeli batu Bacan Doko usai shalat Jumat di Masjid Al Munawar Kota Ternate, Maluku Utara Oktober 2021 silam. (FOTO: Malutsatu.com) 
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat membeli batu Bacan Doko usai shalat Jumat di Masjid Al Munawar Kota Ternate, Maluku Utara Oktober 2021 silam. (FOTO: Malutsatu.com) 

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo ternyata juga seorang kolektor batu akik.

Meski tidak pernah terlihat memakai batu akik di jarinya, Ganjar mengaku memiliki koleksi batu akik.

Gubernur Jawa Tengah ini juga pernah mendapat batu akik kolang-kaling. Akik berwarna putih itu diberikan oleh K.H. Yakub Mubarok, ulama Temanggung, Jawa Tengah pada 2018 silam.

"Saya senang dapat cincin sehingga menambah koleksi batu akik saya di rumah," katanya waktu itu.

Pria berambut putih ini juga menunjukkan ketertarikan dan dukungan untuk industri batu akik.

“Batu akik ini industri yang dahsyat. Ini kan berawal dari hobi, kemudian berkembang. Ini bisa dimasukkan dalam industri kreatif,” ucapnya.

Orang nomer satu di Jawa Tengah ini juga pernah diberitakan membeli batu Bacan Doko seharga Rp.1.000.000 usai shalat Jumat di Masjid Al Munawar Kota Ternate, Maluku Utara Oktober 2021. 

Pembentukan Batu Akik

Pembentukan batu akik bisa memakan waktu jutaan tahun. 
Batuan akik terbentuk ketika cairan magma panas semakin mendingin karena semakin dekat permukaan bumi.  

Cairan itu seketika mengisi rekahan dan pori-pori batuan yang dilewatinya dan juga mengisi fosil kayu sehingga membatu. Itu kenapa ada batu Akik yang memiliki unsur kayu di dalamnya.

"Batuan Akik terbentuk mendekati permukaan bumi. Temperaturnya berkisar kira-kira 300 derajat Celsius," ungkap ahli Gemologis asal Medan, Zulfikar, seperti dikutip dari analisadaily.com.

Ir Sujatmiko, pakar Geologi yang menekuni batu mulia sejak 1989 di bawah naungan GEM-Afia Bandung mengatakan batuan akik dapat ditemui hampir di seluruh wilayah Indonesia. Dari 34 provinsi di Indonesia. "Hanya Jakarta yang tidak memiliki batuan akik," ucapnya. 


Beda Akik dengan Intan

Batu akik berbeda dengan intan. Skala kekerasan batu Intan mencapai 10 mohs, dan merupakan yang tertinggi. Kemudian Batu Safir dan Rubi mencapai 9 mohs, Batu Zamrud 7-8 mohs. 

Untuk batuan akik yang masuk dalam kategori batuan setengah mulia, tingkat kekerasan batu akik di Indonesia itu umumnya kurang dari 7 mohs.

Batuan akik terbentuk ketika cairan magma panas semakin mendingin karena semakin dekat permukaan bumi.  Cairan itu seketika mengisi rekahan dan pori-pori batuan yang dilewatinya dan juga mengisi fosil kayu sehingga membatu. Itu kenapa ada batu Akik yang memiliki unsur kayu di dalamnya.

"Batuan Akik terbentuk mendekati permukaan bumi. Temperaturnya berkisar kira-kira 300 derajat Celsius," ungkapnya.

Jika akik ditemukan dibanyak tempat di Indonesia, Batu Intan, sejauh ini hanya ditemukan di Kalimantan. (*)
 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES