Gaya Hidup

Strategi agar Masyarakat Naik Transportasi Umum, Jokowi: Berikan Diskon

Rabu, 27 September 2023 - 13:00 | 65.54k
Transjakarta yang beroperasi di DKI Jakarta. (FOTO: dok Transjakarta)
Transjakarta yang beroperasi di DKI Jakarta. (FOTO: dok Transjakarta)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Presiden Jokowi meminta setelah pembangunan mode transportasi umum atau massal seperti lintas rata terpadu (LRT), mode raya terpadu (MRT), hingga kereta cepat, langkah selanjutnya yaitu dilakukan mengintegrasikan tranportasi itu hingga memberikan kemudahan untuk masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Negara usai melakukan rapat terbatas bersama jajarannya di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/9/2023).

"Kita memiliki MRT, LRT, kereta cepat, kemudian ada kereta bandara, yang harus segera diselesaikan. Segera dieksekusi adalah bagaimana kita mengintegrasikan mode transportasi ini dengan mode tranportasi lainnya," katanya.

Sehingga, kata Presiden Indonesia ke-7 ini, saat ini dibutuhkan siste yang memudahkan masyarakat, yang akhirnya mendorong masyarakat menggunakan transportasi publik tersebut. "Kuncinya adalah kemudahan dan kenyamanan," jelasnya.

Pria asal Solo, Jawa Tengah itu pun menekankan lima hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pembangunan infrastruktur penghubung antara mode transportasi satu dengan lainnya.

"Percepat pembangunan infrastruktur penghubung. Jembatan penghubung. Misalnya, antara LRT Halim dengan stasiun kereta cepat," katanya.

Kedua, ia meminta ada kerja sama dan kolaborasi dengan penyedia transportasi yang mengantar sampai titik akhir tujuan. Sehingga masyarakat mendapat kemudahan dalam berganti tranportasi yang dinaikinya.

"Akan sangat bagus jika masyarakat cukup satu kali pesan. Kemudian sistem sudah merencanakan dan multimode tranportasi apa yang harus digunakan. Semua sudah bersiapkan," jelasnya.

Ketiga, Presiden Jokowi meminta agar sistem pembayaran bisa terintegrasi pada semua mode transportasi. Ia juga meminta agar bisa dilakukan kajian terkait pemotongan harga untuk pembayaran langganan.

"Harus dibangun sistem pembayaran yang terintegrasi, dan alat pembayaran tersebut bisa digunakan masyarakat dan dapat digunakan di semua mode transportasi," katanya.

"Kaji juga mengenai mekanisme pembayaran langganan, diskon seperti apa, ini (menurut) saya akan menarik masyarakat untuk berbondong-bondong naik transportasi massal," tambahnya.

Keempat, Kepala Negara juga ingin agar segera dilakukan studi pembangunan LRT hingga ke Kota Bogor dan perluasan jalur LRT Kepala Gading. "Agar cakupan dan jangkauan tranportasi massal ini semakin luas," katanya.

Kelima, ia juga menekankan pentingnya memastikan tranportasi publik yang ramah bagi penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil dan juga anak-anak. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES