Gaya Hidup

Ardi Management Modelling School, 19 Tahun Tetap Eksis Cetak Model Profesional 

Minggu, 08 Oktober 2023 - 09:26 | 62.65k
Owner Ardi Management Modelling School Meidijanto (tengah) bersama para model, Minggu (8/10/2023). (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
Owner Ardi Management Modelling School Meidijanto (tengah) bersama para model, Minggu (8/10/2023). (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Ardi Management Modelling School menggelar acara 19th Anniversary & Graduation Show di Atrium Grand City Mall Surabaya.

Acara tersebut menampilkan fashion show designer dan parade model dari Ardi Modelling School dan Ardi Management. Ada 20 siswa dan 15 model profesional. Ardi menggandeng lima desainer.

Ardi Management Modeling School juga mewisuda 20 murid-muridnya. Pada batch 6 dan 7 ini siswa dinyatakan lulus. Dari anak-anak sampai remaja. Mulai usia 5-20 tahun.

Owner-Ardi-2.jpgOwner Ardi Management Modelling School Meidijanto (tengah) bersama para model dan manajemen, Minggu (8/10/2023).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)

"Jadi setiap kali dua angkatan," kata  Owner Ardi Management, Ardi Meidijanto, Minggu (8/10/2023).

Ardi bersyukur masih tetap eksis selama 19 tahun terakhir. Ardi Management tetap aktif mengasah bakat para talent mulai dari anak-anak usia lima tahun hingga remaja. 

Nama Ardi Management Modelling School cukup terkenal di Surabaya. Karena telah berhasil melahirkan model berbakat. Regenerasi ini terus berlanjut dari tahun ke tahun guna memunculkan model berkualitas, bakat siswa terus diasah hingga di penghujung puncak acara perayaan ulang tahun ke-19.

"Alhamdullillah, kayak apa ya, mimpi bisa sampai sekarang ini. Karena kan makin lama makin banyak kompetitor atau pemain-pemain baru ya," ungkapnya.

"Alhamdullillah saya bersyukur kepada Allah bisa bertahan sampai sekarang, bisa eksis dan bisa bikin acara sendiri yang menurut saya ini besar. Jadi saya nggak nyangka bisa bikin acara sebesar ini, gitu," tambahnya.

Finalis Cak Suroboyo 1987 ini menambahkan, bahwa menuju usia 19 tahun berharap Ardi Management Modelling School lebih melaju. Apalagi saat ini permintaan untuk menjadi murid Ardi Management terus mengalir, baik mereka yang masih anak-anak hingga remaja.

Sekolah model masih menjadi pilihan untuk terjun dalam industri fashion secara profesional. Dunia modeling makin diminati masyarakat dari berbagai kalangan. Bukan hanya wanita, tetapi juga banyak pria yang ingin menjadi model.

"Pengennya lebih maju terus, ya lebih dari sekarang," ujarnya.

Sementara soal strategi bertahan dan menghadapi tantangan, ia lebih memilih bersikap bijak. Rezeki tak akan ke mana.

"Ya saya percaya diri dan rezeki itu kan sudah diatur sama Allah, jadi saya gitu, intinya saya gitu. Jadi biar ada yang baru-baru saya tetap percaya diri dan menjaga kepercayaan publik," sambungnya.

Ardi Management Modelling School sendiri sudah mengorbitkan ratusan model skala nasional maupun internasional seperti di kancah London Fashion Week. 

Model bernama Mathias yang kini sukses di luar negeri bahkan mengucapkan selamat ulang tahun melalui video call.

"Bangga sekali. Mathias itu saya ajari dari nol sampai sekarang sukses di luar negeri, gitu. Alhamdullillah," ujar Ardi.

Sementara salah satu model murid Ardi Management yang ikut tampil dalam fashion show kali adalah Giats Naufal Rabbani Nugraha.

Remaja berusia 16 tahun tersebut telah melahap semua sinetron layar kaca hingga layar lebar.

"Alhamdullillah aku udah beberapa kali film, mungkin lima. Tapi untuk sinetron aku udah belasan judul masuk 20-an mungkin bisa, terus untuk FTV aku udah 30 lebih judul.. terus iklan juga udah 30an lebih iklan," ujar Naufal yang memulai debut layar lebar di Film Kuntilanak pertama.

Naufal terjun ke dunia modelling sejak umur 4 tahun di Solo. Ketika umur 6 tahun ia pindah ke Surabaya dan orang tuanya memasukkan Naufal ke Ardi Management Modelling School. Dari situ, bakat Naufal kian terasah dengan memenangkan berbagai kompetisi.

"Waktu di Surabaya aku ikut lomba-lomba, dan akhirnya ketemu ama Om Ardi ini. Terus sempat beberapa bareng. Beberapa pekerjaan bareng sama Om Ardi juga," kata siswa MAN 7 Jakarta kelas 11 ini.

Masa depan di dunia ini semakin cerah setelah Naufal nekad audisi di Jakarta pada 2016 berbekal ilmu dan pengalaman bersama Ardi Management Modelling School. Ia berhasil memenangkan lomba pencarian bakat tersebut.

Namun demikian, Naufal masih berobsesi meningkatkan prestasi dan hobi model sebagai ladang cuan.

"Sekarang lagi fokus ikut olimpiade-olimpiade akademis, soalnya lagi mengincar untuk bisa ikuti BIM, beasiswa ke luar negeri, jadi sekarang lagi fokusin ke olimpiade-olimpiade akademik," katanya.

Semangat ini seperti pesan orang tuanya. Mereka berharap agar Naufal tetap fokus pada dunia pendidikan di manapun berada.

"Mau kamu ikut di dunia entertainment, mau kamu ikut dunia apapun, mau kamu jadi atlet yang penting jangan pernah lupakan akademik, karena akademik itu yang paling penting," kata murid Ardi Management Modelling School menirukan pesan orang tuanya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES