Gaya Hidup

Butters: Hilang 12 Tahun, Kucing Gembul Berhasil Ditemukan Berkat Alat Ini

Rabu, 18 Oktober 2023 - 01:20 | 49.83k
Butters, kucing yang hilang dan diketemukan setelah 12 tahun. (Foto:  RIVERSIDE COUNTY DEPARTMENT OF ANIMAL SERVICES)
Butters, kucing yang hilang dan diketemukan setelah 12 tahun. (Foto: RIVERSIDE COUNTY DEPARTMENT OF ANIMAL SERVICES)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kisah ajaib seorang kucing bernama Butters dari San Diego, AS, telah menggetarkan banyak hati. Butters menghilang pada tahun 2011 melalui dog door atau pintu kecil yang dipasang di pintu utama untuk keluar masuk binatang peliharaan seperti anjing dan kucing.

Pencariannya yang panjang berakhir dengan pertemuan yang mengharukan. Berkat teknologi mikrochip yang telah ditanamkan padanya sejak pertama kali diadopsi kucing ini bisa kembali ke pangkuan pemiliknya.

Butters, yang telah menghilang selama 12 tahun, ditemukan di sekitar sebuah klinik hewan Riverside County Deppartment of Animal Service di California. Tempat ini berjarak 322 kilometer dari rumahnya yang asli.

Butters si Kucing Jinak

Kucing ini terlihat berkeliaran di sekitar klinik selama beberapa waktu dan menghampiri petugas yang sedang berada di halaman. Petugas tidak menyia-nyiakan kesempatan dan langsung memindai badannya.

Untung pemilik Butters, Angelo dan Shelly Castellino, selalu memperbarui data pribadi mereka sejak awal, termasuk nomor kontak yang aktif. Hal ini memungkinkan tim klinik hewan untuk segera menghubungi mereka dan memberi tahu bahwa Butters telah ditemukan.

"Untungnya, pemilik Butter masih terus memperbaharui data pribadi mereka. Sehingga kami bisa langsung menghubungi pemiliknya," ungkap Alison Chavez, seorang petugas klinik hewan Riverside County Deppartment of Animal Service .

Angelo dan Shelly Castellino sendiri terkejut saat mendengar kabar ditemukannya kucing mereka. Dalam sebuah wawancara dengan Inside Edition, Shelly Castellino mengungkapkan kekagetannya, "Aku sangat kaget, mereka bilang menemukan kucingku," ucapnya.

Ketika Angelo dan Shelly pindah ke Seattle, klinik hewan yang menemukan Butters memutuskan untuk mengirim Butters bersama seorang pendamping dengan pesawat ke alamat baru mereka. Shelly merasa sangat bersyukur karena kucingnya telah ditemukan setelah 12 tahun hilang.

Microchip sudah DIkenal sejak 1989

Pemasangan mikrochip pada hewan peliharaan, seperti anjing dan kucing, telah menjadi praktik umum di AS sejak tahun 1989. Setiap pemilik hewan peliharaan diwajibkan mendaftarkan kepemilikan mereka dengan mencantumkan nama hewan dan informasi kontak yang dapat dihubungi.

Mikrochip ini berukuran sekecil biji beras. Umumnya benda tersebut ditanamkan melalui injeksi ke bagian bawah kulit hewan, khususnya di sekitar area bahunya. 

Ketika seekor hewan ditemukan dan dibawa ke shelter atau klinik hewan, salah satu langkah pertama yang diambil oleh petugas adalah memindai hewan tersebut untuk memindai mikrochip.

Apabila ditemukan mikrochip, dan jika registrasi mikrochip tersebut memiliki informasi yang akurat, hewan tersebut dapat dengan cepat dikembalikan kepada pemiliknya. Hal ini telah memudahkan banyak pemilik hewan peliharaan dalam mengatasi situasi ketika hewan kesayangan mereka hilang.

Kisah Butters adalah bukti nyata bahwa teknologi mikrochip telah menyelamatkan banyak hewan peliharaan dan membawa mereka pulang ke rumah. Dalam kasus kucing bercorak marble ini, teknologi tersebut menghubungkan sebuah ikatan yang telah hilang selama 12 tahun,

Ditemukannya Butters mengembalikan kebahagiaan ke dalam keluarga Castellino. Hal tersebut juga menginspirasi pemilik hewan, kucing ataupun anjing dan hewan peliharaan lainnya untuk memastikan bahwa hewan mereka selalu dilengkapi dengan mikrochip yang up to date. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Khodijah Siti
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES