Gaya Hidup

Menilik Sejarah Bangunan Kolonial Bersama History Fun Walk Malang

Rabu, 01 November 2023 - 19:00 | 62.65k
Sesekali Han berhenti di tempat-tempat unik maupun bersejarah. Lalu, ia juga akan bercerita tentang kawasan sekitar tempat pemberhentian tersebut dari sisi sejarah maupun pengalaman pribadinya. (Foto: @salocins/HFW)
Sesekali Han berhenti di tempat-tempat unik maupun bersejarah. Lalu, ia juga akan bercerita tentang kawasan sekitar tempat pemberhentian tersebut dari sisi sejarah maupun pengalaman pribadinya. (Foto: @salocins/HFW)

TIMESINDONESIA, MALANG – Di Malang, ada sebuah komunitas berkeliling kota dengan berjalan kaki atau walking tour. Komunitas ini dipelopori tiga anak muda yang memiliki antusiasme tentang sejarah, terutama di era jaman kolonial. Mereka menamakan diri History Fun Walk Malang

Komunitas ini lahir dari hobi tiga anak muda Han, Yehezkiel dan Ocin. Mereka senang berjalan kaki dan mengunjungi bangunan-bangunan bersejarah yang memiliki arsitektur unik dan cerita menarik tersendiri.

Dibentuk pada pertengahan Mei 2023, komunitas ini didirikan dengan tujuan untuk memberikan pengalaman menarik yang ingin dibagikan kepada orang lain.

History-Fun-Walk-Malang-Ger.jpg

"Tujuan kami membuat komunitas ini ialah memperkenalkan sejarah kota, yang mungkin banyak sekali masyarakat yang melewati bangunan atau daerah tersebut, namun jarang mengetahui kisah-kisah menarik di baliknya," jelas Han salah satu pendiri komunitas History Fun Walk Malang pada TIMES Indonesia.

"Salah satu poin menarik juga ialah jika kita bisa mendapatkan akses masuk ke dalam bangunan-bangunan yang cukup menarik di Kota Malang," imbuh Han.

History-Fun-Walk-Malang-4.jpg

Han menjelaskan komunitas ini mengadakan trip perdananya yang berjudul 'Sepenggal Perjalanan Menelusuri Malang' pada Sabtu (10/6/2023) lalu.

Kemudian pada Jumat (27/10/2023), History Fun Walk Malang berkolaborasi dengan Kenkocha Kombucha (@kenkocha.kombucha) kembali mengadakan walking tour.

History-Fun-Walk-Malang-2.jpgKenkocha Kombucha adalah minuman hasil dari fermentasi teh yang mempunyai cita rasa unik. (Foto: @salocins/HFW)

Tema yang diambil kali ini adalah "Van Aloon-Aloon tot Indo Europe Woongebied" dalam bahasa Belanda yang artinya "Dari alun-alun hingga Kawasan Perumahan Indo Eropa".

Walking tour kali ini diawali dengan berjalan menyusuri kawasan Alun-alun Kota Malang, Jalur Trem Comboran, Pemadam Kebakaran, Kawasan Bouwplan VI, Museum Musik Indonesia serta Kampung Arab. 

History-Fun-Walk-Malang-5.jpg

Dalam kegiatan ini, Han akan memimpin rute perjalanan sembari sesekali berhenti di tempat-tempat unik maupun bersejarah. Lalu, ia juga akan bercerita tentang kawasan sekitar tempat pemberhentian tersebut dari sisi sejarah maupun pengalaman pribadinya.

Lewat akun Instagram History Fun Walk Malang @historyfunwalk_mlg, mereka juga sering membagikan dokumentasi kegiatan maupun rencana aktivitas lain yang akan dilaksanakan.

Han mengaku, mereka kerap menerima tawaran kolaborasi dari beberapa komunitas yang ingin bekerja sama. Lalu pada September, mulailah mereka membuat event regular yang rencananya rutin dilaksanakan 2-3 pekan sekali.

"Dari sinilah kami mulai aktif untuk memposting kegiatan kami dan perlahan-lahan mulai menarik antusiasme masyarakat, terutama dari kalangan anak muda," lanjut Han. 

History-Fun-Walk-Malang-6.jpg

Bagi sejumlah orang, jalan kaki mungkin akan terasa membosankan ketika dilakukan seorang diri. Namun akan terasa lebih seru dan menyenangkan jika sambil belajar sejarah bersama History Fun Walk Malang. 

Selain mendapatkan pengalaman wisata berkeliling kota sambil jalan kaki, Anda juga bisa merasakan cerita di balik tempat maupun jalan yang ada di sekitarnya.

"Jalan kaki adalah salah satu hal yang melatih kepekaan kita dengan lingkungan sekitar. Kalau jalan kaki gini, kita bakal tau yang selama ini kita lewatkan saat melintas," tutupnya. 

Tentang Komunitas History Fun Walk Malang

History-Fun-Walk-Malang-7.jpg

Sesuai dengan namanya, History Fun Walk Malang mengajak kita berkeliling kota dengan berjalan kaki atau walking tour.

Jalan kaki dilakukan sambil mengunjungi dan mempelajari bangunan bersejarah peninggalan kolonial Belanda yang masih tersisa di Kota Malang hingga saat ini.

Ada keseruan bertemu teman baru dan menjelajahi tempat-tempat yang mungkin bagi sebagian orang merupakan tempat biasa. Namun di balik itu, semua menyimpan banyak hal yang belum tentu semua orang mengetahuinya. 

Dengan berjalan kaki, maka kita dapat mengetahui dan berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat di sekitar, sehingga kita dapat mengenal sendiri kota tempat tinggal kita dan tidak merasa seolah-olah hanya 'menumpang'. 

Nantikan event History Fun Walk Malang selanjutnya dan jangan lupa follow Instagram @historyfunwalk_mlg

Let's learn history with fun!

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES