Gaya Hidup

Mengenal Penggunaan Plant-Based Food untuk Hidup Lebih Sehat

Sabtu, 27 Januari 2024 - 10:09 | 23.31k
Ilustrasi pola makan plant based. (Foto: Shutterstock)
Ilustrasi pola makan plant based. (Foto: Shutterstock)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Saat ini, masyarakat Indonesia mulai menjadikan pola hidup sehat sebagai prioritas dengan meningkatkan konsumsi makanan sehat dan kaya nutrisi. Salah satu tren yang berkembang adalah penggunaan plant-based food atau pangan nabati, yang tidak hanya memberikan variasi dalam kreasi kuliner, tetapi juga memberikan manfaat positif bagi kesehatan tubuh.

Plant-based food merupakan pola makan yang menekankan peningkatan konsumsi makanan dari bahan nabati atau tumbuhan, termasuk sayuran, buah, kacang-kacangan, dan serelia. Keuntungan dari pola makan ini meliputi penurunan berat badan, pengurangan risiko diabetes, hingga pencegahan hipertensi.

Helga Angelina, pendiri dan CEO Burgreens dan Green Rebel, mencatat bahwa masyarakat Indonesia memiliki ciri khas unik, yakni sebagai flexitarian atau vegetarian fleksibel. Protein nabati dari makanan khas Indonesia, seperti kacang-kacangan dan tempe, menjadi pilihan populer di kalangan konsumen.

"Orang Indonesia itu uniknya flexterian atau flexible vegetarian. Banyak protein nabati dari makanan khas Indonesia, kayak kacang-kacangan, tempe," ungkap Helga Angelina.

Helga menyoroti bahwa sekitar 80 persen konsumen Indonesia mengalami lactose intolerance, sehingga pangan berbahan nabati menjadi solusi yang menarik bagi mereka yang ingin menikmati cita rasa mirip produk berbahan dasar hewani.

Angga Priatna, Head of Development PT Inti Prima Rasa (Prima Food Solutions), yang bekerja sama dengan Green Rebel dalam mengembangkan pangan nabati, menyatakan bahwa substitusi pangan nabati tidak perlu mengubah citarasa makanan jika takaran dan cara memasaknya dilakukan dengan benar. Ini memberikan opsi sehat dengan komposisi nabati yang rendah kalori.

"Dengan begitu, rasa makanan tetap terjaga dan menjadi lebih sehat karena komposisi nabati yang digunakan cenderung lebih rendah kalori dibandingkan dengan komposisi hewani," jelas Angga.

Max Mandias, Direktur Riset dan Pengembangan Green Rebel, seorang vegetarian, menyarankan masyarakat untuk memilih makanan nabati yang kaya rempah dan berbumbu. Ia juga mengimbau untuk melengkapi pola makan plant-based food dengan prinsip "Isi Piringku" sesuai anjuran Kementerian Kesehatan RI.

"Aman dalam arti enak buat saya pribadi yang berempah, entah rendang dari daging buatan berbahan nabati, nasi padang," tambah Max. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES