Gaya Hidup

Para Ibu Wajib Tahu, Ternyata Baby Spa Memiliki Banyak Manfaat Bagi Kesehatan

Kamis, 11 April 2024 - 10:37 | 35.10k
Rosalia Rika Alphy Ariyani, S.Tr. Kes., Ftr, CPHCT saat melakukan pijat bayi. (Foto: Aditya Candra/TIMES Indonesia)
Rosalia Rika Alphy Ariyani, S.Tr. Kes., Ftr, CPHCT saat melakukan pijat bayi. (Foto: Aditya Candra/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MAGETAN – Pada jaman dahulu, Spa hanya dilakukan oleh orang dewasa saja sebagai bentuk perawatan terhadap kecantikan wanita. Namun seiring berkembangnya zaman muncul istilah Baby Spa, sebuah stimulasi yang dapat diberikan kepada bayi dengan cara memberikan pijatan, berenang, dan berendam di dalam air. 

Rosalia Rika Alphy Ariyani, S.Tr. Kes., Ftr, CPHCT, yang merupakan Fisioterapis dan Owner klinik Alpha Baby Spa Magetan mengatakan, Baby Spa memiliki banyak manfaat untuk bayi seperti berikut.

1. Membantu mendukung kesehatan dan perkembangan bayi.

2. Membangun rasa percaya diri anak sejak bayi.

3. Mengembangkan koordinasi bayi.

4. Membangun kekuatan otot pada anak.

5. ⁠Meningkatkan mood positif anak.

6. Meningkatkan keseimbangan otot.

7. Meningkatkan kualitas tidur anak.

8. Melatih interaksi sosial dengan bayi lain.

Lalu kapan bisa melakukan baby spa? Menurut Rosalia, bayi bisa melakukan baby spa saat usia 3 bulan hingga 2 tahun.

"Untuk Baby Spa bisa dimulai waktu bayi usia 3 bulan hingga 2 tahun, kalau Kids Spa sama saja dengan Baby Spa, perbedaannya hanya diumurnya saja yang mulai dari 2 tahun hingga 8 tahun, tentunya disertai dengan manfaat lainnya seperti meningkatkan daya kekebalan tubuh pada anak, meningkatkan konsentrasi belajar anak, serta sebagai mood booster dan kecerdasan otak," ujarnya kepada TIMES Indonesia, Jumat (5/4/2024). 

Rosalia melanjutkan, ada beberapa rangkaian Terapi SPA, seperti Baby Gym (Senam Bayi), Baby Swimming (Berenang), Baby Bath (Mandi) serta Baby Massage Full Body.

Untuk massage baby sebagai rangkaian dari Baby Spa juga memiliki manfaat sendiri yaitu menguatkan daya tahan tubuh (Tidak mudah sakit), meningkatkan napsu makan, membuat tidur bayi lebih pulas, serta meningkatkan kecerdasan otak.

"Pijat sehat bayi yang tidak ada keluhan untuk terapi batuk pilek, terapi tuina atau tambah napsu makan, terapi Kolik atau sembelit, dan terapi tumbuh kembang. jadi harus pintar- pintar nya kita menjelaskan ke orang tua bayi bahwa baby spa tidak hanya melayani treatment satu saja," ungkap Rosalia yang juga bersertifikat Certified of Physiological Holistic Care Therapist (CPHCT).

Baby Spa juga bisa dilakukan tidak hanya ketika bayi sedang sakit, tapi ketika bayi sehat pun, juga sebisa mungkin untuk dilakukan Baby Spa secara rutin sehingga bisa menjaga kesehatan bayi. Untuk usia 3-6 bulan bisa dilakukan Baby Spa 1 Minggu 1 kali, untuk usia 6-12 bulan bisa 1 bulan 2 kali dan untuk usia 1-2 tahun juga 1 bulan 2 kali.

"Mungkin kebanyakan orang tua mengetahui baby spa itu hanya 'pijay bayi' saja dan akan dibawa ke Baby Spa waktu bayi sakit padahal  bayi sehat pun bisa dilakukan beberapa treatment. Mengapa lebih mengambil kata-kata baby spa karena orang awam lebih mengenal nama Baby Spa," tuturnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES