Gaya Hidup

Maestro Jazz Indra Lesmana Teken Kerjasama dengan Diaspora Indonesia di Australia

Sabtu, 04 Mei 2024 - 18:02 | 112.38k
Prosesi penandatanganan kerjasama antara Indra Lesmana dan diaspora Indonesia di Australia, Ivan Paulus (FOTO: Ivan Paulus for TIMES Indonesia)
Prosesi penandatanganan kerjasama antara Indra Lesmana dan diaspora Indonesia di Australia, Ivan Paulus (FOTO: Ivan Paulus for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, AUSTRALIA – Maestro Jazz Indonesia, Indra Lesmana dan diaspora Indonesia di Australia, Ivan Paulus resmi melakukan penandatangan kerjasama di kantor Ivan di Mascot, Sydney. 

Acara jumpa pers penandatanganan kerjasama itu dihadiri berbagai perwakilan komunitas dan pebisnis diaspora Indonesia, juga berbagai media massa. 

Indra berharap ini merupakan awal yang baik untuk kerjasama, bukan hanya di bidang musik tapi juga berbagai macam kolaborasi lain, serta mengembangkan berbagai hal yang berhubungan dengan musisi-musisi di Australia dan Indonesia. 

Sementara Ivan mengatakan kolaborasi dalam big picture bukan hanya musik tapi juga kemanfaatan koneksi dan network antara Indra dan Ivan di antara Indonesia dan Australia sebagai dua negara yang bersahabat dan berdekatan.

Sebelumnya, maestro Jazz Indonesia Indra Lesmana kembali menggarap proyek musik bersama rekan-rekan musiknya di Sydney, Australia bersamaan dengan momen International Jazz Day. 

paulus-indra-02.jpg

Proyek musik Indra kali ini didukung sepenuhnya oleh Paulus Family Pty Ltd. yang dimiliki oleh diaspora Indonesia di Australia, Ivan Paulus dan istrinya Shirley Lim. 

Ivan selain merupakan pebisnis dan pelaku ekonomi yang sukses di Australia serta penasehat di Indonesia Business Council (IBC) Australia, juga turut menjadi Executive Producer di proyek Indra Lesmana Sydney Reunion. 

Bersama-sama, Indra dan Ivan sepakat bekerjasama untuk membuat produksi rekaman di Sydney, Australia yang akan dirilis dalam format digital streaming platform, CD’s dan USB.

Sydney Reunion adalah proyek Indra menyatukan kembali rekan-rekan musisinya di Sydney, Australia yang pernah terlibat di proyek rekaman Indra dan bermusik bersama pada tahun 1982. 

paulus-indra-03.jpg

Mereka adalah Steve Hunter (bass) yang pernah terlibat di album No Standing, Dale Barlow (saxophone) yang pernah terlibat di proyek Children of Fantasy dan Andrew Gander (drums). 

Ketiga musisi ini bersama Indra kembali rekaman komposisi baru mereka secara live di Sydney, Australia di bulan Mei 2024.  Saat artikel ini ditulis, rekaman album sedang berlangsung di studio rekaman Rancom Street daerah Botany, Sydney, Australia.

Indra Lesmana menjelaskan, "Saya sangat bahagia dan bersyukur dapat kembali bermusik dengan rekan-rekan musik saya di Sydney. Hal ini merupakan momen sejarah yang tak ternilai."

"Besar harapan saya proyek ini dapat menjadi karya dokumentasi yang baik serta memberikan inspirasi bagi generasi musik di Indonesia dan Australia," kata Indra. 

paulus-indra-04.jpg

Selain itu, Indra pun mendukung proyek rekaman single Ivan Paulus yang memainkan saxophone, di mana Indra menyiapkan dua buah aransemen. "Saya selalu tertarik akan bakat-bakat istimewa dan mendukung semangat bermusik setiap insan di manapun," katanya. 

"Dengan semangat International Jazz Day, saya berharap kehidupan musik jazz semakin tumbuh baik. Saya pun berharap karya produksi saya bersama Ivan dapat diterima dan diapresiasi secara positif dan menjadi semangat untuk generasi musik terus berkarya," ujar Indra.

Terkait kolaborasi dengan Indra Lesmana, Ivan Paulus mengungkapkan, "Kami berharap proyek seni dan kolaborasi ini bisa menghasilkan hal yang positif dalam berkarya dan menorehkan sejarah baru, serta membuka peluang yang lebih besar bagi peningkatan hubungan bilateral antara Australia dan Indonesia." (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Dhian Mega

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES