Advertisement
Gaya Hidup

10 Cara Efektif Belajar Membaca untuk Anak TK, Seru dan Mudah Dipahami

Tahun ajaran baru telah dimulai. MPLS usai, dan kini anak-anak—terutama yang baru pertama kali sekolah di PAUD dan TK—mulai menapaki dunia baru mereka. Sebuah langkah kecil yang penuh arti bagi buah hati, dan haru bagi orang tua.

TIMES Indonesia,
10 Cara Efektif Belajar Membaca untuk Anak TK, Seru dan Mudah Dipahami
Ilustrasi - Seorang ibu sedang mendampingi anak perempuannya belajar membaca di rumah. Aktivitas ini dilakukan dengan suasana hangat dan menyenangkan, mendukung proses belajar anak usia dini di masa tahun ajaran baru. (Foto: Generate by AI)
A-AA+

JAKARTA Di Indonesia, tahun ajaran baru 2025/2026 telah dimulai sejak Senin, 13 Juli 2025. Saat ini, anak-anak telah menyelesaikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), momen penting yang khususnya berkesan bagi mereka yang baru pertama kali masuk sekolah, seperti di jenjang PAUD dan TK.

Fase ini menjadi langkah awal anak mengenal suasana sekolah, beradaptasi dengan guru dan teman baru, serta mulai membentuk rutinitas harian. Salah satu keterampilan dasar yang penting diajarkan sejak dini adalah kemampuan membaca.

Advertisement

Membaca bukan hanya mengenal huruf, tapi juga membantu anak mengembangkan pemahaman bahasa, menambah kosakata, dan meningkatkan kemampuan berpikir. Maka dari itu, penting bagi orang tua dan pendidik untuk memilih metode belajar membaca yang sesuai dengan usia dan cara belajar anak.

Dilansir dari Hellosehat, berikut ini 10 cara efektif mengajarkan anak TK membaca:

1. Belajar Suara Huruf (Phonics)

Ajarkan anak bunyi huruf, bukan sekadar nama huruf. Misalnya, “M” berbunyi /em/. Gabungkan bunyi-bunyi ini menjadi kata sederhana: m-a-m-a = mama.

2. Ciptakan Lingkungan Penuh Tulisan

Advertisement

Labeli benda di rumah (pintu, kursi, rak buku), tempel poster alfabet, dan sediakan buku cerita. Anak akan terbiasa dengan bentuk kata sejak dini.

3. Membacakan Cerita Secara Interaktif

Gunakan suara ekspresif saat membacakan buku. Ajak anak berdialog, misalnya: “Menurutmu, apa yang terjadi selanjutnya?” Ini membantu pemahaman cerita dan memperkaya kosakata.

4. Belajar Lewat Indra (Multisensori)

Ajak anak menulis huruf di pasir, menyusun balok huruf, atau bernyanyi alfabet sambil menari. Metode multisensori terbukti memperkuat daya ingat anak.

5. Bangun Kesadaran Fonemik

Latih anak mengenali bunyi awal kata: “Apa bunyi pertama dari ‘bola’?” Keterampilan ini penting sebagai dasar membaca.

6. Belajar Sambil Bermain

Ajak anak bermain peran: menjadi kasir, guru, atau dokter yang membaca daftar atau label. Bermain membuat belajar jadi menyenangkan.

7. Gunakan Aplikasi Edukatif

Teknologi interaktif seperti aplikasi membaca bisa membantu anak belajar melalui suara, visual, dan permainan menyusun kata.

8. Latihan Menulis

Minta anak menulis nama sendiri atau kata sederhana. Ini membantu mengenali bentuk huruf dan bunyi kata.

9. Perluas Kosakata

Ajak anak banyak bicara, perkenalkan kata baru saat bermain, dan jelaskan arti kata saat membacakan cerita.

10. Berikan Pujian Positif

Dukung anak dengan pujian tulus saat mereka berhasil membaca atau mencoba sendiri. Ini membangun rasa percaya diri dan semangat belajar.

Masa awal sekolah adalah waktu yang tepat untuk mengenalkan kebiasaan membaca. Gunakan metode yang menyenangkan, interaktif, dan bertahap agar anak TK dapat belajar membaca dengan percaya diri.

Dengan kombinasi phonics, cerita, bermain, teknologi, dan dukungan emosional, anak akan lebih siap menjalani dunia belajar di tahun ajaran baru 2025/2026 ini. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Sholihin Nur
PenulisSholihin NurBergabung di TIMES Indonesia sejak Juni 2015. Memiliki minat khusus dalam peliputan berita Pemerintahan, Pendidikan, Olahraga, Teknologi, Seni Budaya dan Lifestyle
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia