Advertisement
Gaya Hidup

5 Buah Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Mata

Jaga penglihatan tetap tajam dengan nutrisi alami yang kaya akan Lutein, Vitamin C, dan Antosianin untuk melindungi mata dari kelelahan layar gawai, sinar UV, hingga risiko katarak.

TIMES Indonesia,
5 Buah Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Mata
Ilustrasi. Menjaga kesehatan mata dengan buah-buahan. (Foto:
A-AA+

Jakarta – Berbicara tentang kesehatan mata, kita sering kali langsung teringat pada wortel. Padahal, alam menyediakan "apotek" yang jauh lebih luas dari sekadar sayuran oranye tersebut.

Warna-warni pada buah bukan sekadar hiasan, melainkan indikator nutrisi seperti Lutein, Zeaxanthin, Vitamin C, dan Antosianin yang bekerja sebagai tabir surya alami bagi retina. Berikut adalah daftar buah terbaik untuk menjaga pandangan tetap tajam.

Advertisement

1. Buah Beri (Blueberry, Strawberry, Raspberry)

Keluarga beri layak dijuluki sebagai juara dalam hal kandungan antioksidan karena kekayaan nutrisinya yang luar biasa bagi kesehatan tubuh, terutama mata. Buah-buahan ini memiliki kandungan utama berupa antosianin, sebuah pigmen alami yang memberikan manfaat besar dalam melindungi jaringan mata dari kerusakan oksidatif akibat paparan sinar UV dan polusi udara. Secara lebih spesifik, blueberry sangat dikenal karena kemampuannya dalam membantu mengurangi kelelahan mata, sebuah solusi alami yang sangat relevan bagi mereka yang sering menghabiskan waktu menatap layar gawai atau komputer dalam durasi lama.

2. Alpukat

Alpukat bukan sekadar sumber lemak sehat bagi tubuh, melainkan juga berperan sebagai "penjaga" setia bagi makula mata berkat kandungan nutrisinya yang melimpah. Buah ini kaya akan lutein dan zeaxanthin, dua jenis antioksidan karotenoid yang memiliki fungsi krusial dalam menyaring paparan cahaya biru (blue light) berbahaya yang sering terpancar dari layar gawai. Dengan mengonsumsi alpukat secara rutin, kedua nutrisi tersebut bekerja melindungi sel-sel sensitif di dalam mata, sehingga sangat efektif untuk membantu mencegah risiko degenerasi makula atau penurunan kemampuan penglihatan saat memasuki usia tua.

3. Jeruk dan Buah Sitrus

Kesehatan pembuluh darah di mata sangat bergantung pada asupan vitamin C yang cukup untuk memastikan fungsi penglihatan tetap optimal. Jeruk dan buah sitrus lainnya merupakan sumber utama yang mengandung vitamin C dosis tinggi, yang berperan penting dalam membantu regenerasi antioksidan lain di dalam jaringan mata. Selain mampu menurunkan risiko terkena katarak, vitamin C juga berfungsi menjaga elastisitas pembuluh darah di retina, sehingga aliran darah menuju saraf mata tetap lancar dan terlindungi dari kerusakan jangka panjang.

4. Mangga dan Pepaya

Buah-buahan tropis berwarna cerah, seperti mangga dan pepaya, merupakan sumber provitamin A yang luar biasa bagi kesehatan indra penglihatan. Kandungan utama berupa beta-karoten di dalamnya akan diubah oleh tubuh menjadi Vitamin A atau retinol, yang memegang peranan sangat penting dalam menjaga kelembapan bola mata guna mencegah kondisi mata kering. Selain itu, asupan nutrisi ini sangat krusial dalam menjaga kemampuan penglihatan di malam hari atau saat berada dalam kondisi cahaya redup, sehingga mata tetap mampu menangkap objek dengan jelas dan tajam.

5. Kiwi

Mungkin jarang yang diketahui banyak orang bahwa kiwi sebenarnya memiliki kandungan Vitamin C yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan buah jeruk. Buah ini menyimpan kombinasi nutrisi yang luar biasa, mulai dari Vitamin C, Vitamin E, hingga Lutein, yang bekerja sinergis sebagai tameng perlindungan bagi indra penglihatan. Perpaduan nutrisi tersebut sangat bermanfaat untuk melindungi sel-sel mata dari stres oksidatif atau kerusakan sel yang dipicu oleh radikal bebas, sehingga kesehatan jaringan mata tetap terjaga dari ancaman penuaan dini dan polusi.

Advertisement

Tips Mengonsumsi Buah untuk Mata

Untuk mendapatkan manfaat maksimal bagi kesehatan mata, sangat disarankan untuk mengonsumsi buah-buahan dalam kondisi segar guna menghindari tambahan gula berlebih yang biasanya terdapat pada buah dalam bentuk sirup atau kalengan. Hal ini penting diperhatikan karena kadar gula yang terlalu tinggi justru dapat memicu risiko penyakit mata yang berkaitan dengan diabetes, seperti retinopati diabetik. Selain itu, Anda bisa menerapkan "prinsip pelangi" dengan mengonsumsi berbagai macam warna buah secara bervariasi; sebab semakin beragam warna buah yang dimakan, maka semakin lengkap pula jenis antioksidan yang diterima oleh mata Anda untuk perlindungan yang lebih menyeluruh. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik šŸ‘‰ Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Deasy Mayasari
PenulisDeasy MayasariSarjana Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah Universitas Negeri Malang. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2015Ā sebagaiĀ editor.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia