Advertisement
Gaya Hidup

Adidas Luncurkan Island Series Papua, Terinspirasi Burung Cendrawasih Ikonik

Adidas luncurkan Island Series Papua terinspirasi Burung Cendrawasih. Gunakan siluet Superstar dengan sentuhan budaya Papua yang ikonik dan modern.

TIMES Indonesia,
Adidas Luncurkan Island Series Papua, Terinspirasi Burung Cendrawasih Ikonik
Adidas merilis Island Series Papua, terinspirasi Burung Cendrawasih. Menggunakan siluet Adidas Superstar, koleksi ini memadukan detail khas Papua dengan gaya klasik yang ikonik dan modern. (adidas Indonesia)
A-AA+

JAKARTA Adidas meluncurkan Island Series Papua, koleksi terbaru yang terinspirasi Burung Cendrawasih ikonik dari tanah Papua. Lewat rilisan ini, Adidas menghadirkan interpretasi budaya lokal ke dalam sepatu dan apparel bergaya modern yang tetap menghormati nilai tradisi.

Island Series Papua menjadi koleksi keenam dalam rangkaian Island Series yang sebelumnya mengangkat inspirasi dari Bali, Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Papua dipilih karena kekayaan budaya serta simbolisme kuat Burung Cendrawasih yang dijuluki “Burung Surga”.

Advertisement

Inspirasi Burung Cendrawasih dalam Island Series Papua

Adidas-Island-Series-Papua-3.jpg

Burung Cendrawasih, hewan endemik Papua, memiliki makna spiritual mendalam bagi masyarakat setempat. Burung ini kerap digunakan dalam tarian tradisional dan hiasan adat yang melambangkan keanggunan, kekuatan, dan kehormatan.

Dalam koleksi Island Series Papua, ikon Burung Cendrawasih ditempatkan pada bagian tumit sepatu. Elemen warna krem dan cokelat merepresentasikan tanah Papua, sementara detail rumbai mencerminkan tekstil khas daerah tersebut.

Tak hanya pada sepatu, sentuhan Papua juga hadir pada boks kemasan. Warna cokelat dengan corak khas Papua pada tiga garis Adidas membuat kotaknya tampil eksklusif dan layak dikoleksi.

Gunakan Siluet Adidas Superstar yang Ikonik

Island Series Papua menggunakan siluet legendaris Adidas Superstar. Sepatu ini pertama kali diperkenalkan pada 1969 sebagai sepatu basket low-top dengan fitur shell toe berbahan karet yang khas.

Advertisement

Popularitasnya meningkat pada era 1970-an di kalangan pemain NBA, sebelum akhirnya menjadi ikon fashion global. Model ini dikenal dengan desain klasik, material kulit full-grain berkualitas tinggi, serta kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari.

Koleksi ini juga dilengkapi dua pilihan tali sepatu berwarna putih dan cokelat untuk menyesuaikan gaya pengguna.

Kolaborasi dengan Seniman Lokal Papua

Tak hanya sepatu, Adidas turut menghadirkan koleksi kaos hasil kolaborasi dengan seniman Papua, Michael Yan Davis. Koleksi ini terdiri dari dua desain bertema budaya Papua.

Desain pertama bertajuk “Connectedness” menggambarkan nilai tradisi dan kepercayaan, termasuk ilustrasi topeng yang merepresentasikan budaya suku Biak.

Desain kedua, “Close-Knitted”, terinspirasi dari Salam Kumbi—gestur salam khas masyarakat pegunungan tengah Papua yang melambangkan persaudaraan, kebersamaan, dan perdamaian. Ilustrasi tarian Yospan juga hadir sebagai simbol keceriaan generasi muda Papua.

Budaya Lokal dalam Gaya Hidup Modern

Hadirnya Island Series Papua menunjukkan bahwa kekayaan budaya lokal dapat diterjemahkan ke dalam produk gaya hidup modern. Melalui desain yang detail dan simbolik, Adidas mengangkat identitas Papua agar tetap relevan di tengah tren global.

Island Series Papua bukan sekadar koleksi sepatu, melainkan bentuk apresiasi terhadap warisan budaya yang bisa dinikmati generasi masa kini tanpa kehilangan maknanya.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizal Dani P
PenulisRizal Dani PSarjana Ekonomi Manajemen Universitas Merdeka Malang (2022). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia