Advertisement
Gaya Hidup

Mengenal Modest Wear, Fashion yang Diprediksi Ramai di Lebaran 2026

Fashion Lebaran 2026 didominasi warna pastel, modest wear modern, dan busana keluarga serasi. Bahan adem seperti katun dan linen pilihan utama. Sentuhan tradisional makin diminati.

TIMES Indonesia,
Mengenal Modest Wear, Fashion yang Diprediksi Ramai di Lebaran 2026
Modest wear di JFW 2020. (Foto: Wearing Klamby)
A-AA+

MOJOKERTO Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, tren fashion Lebaran kembali mengalami perubahan. Tahun ini, busana bernuansa lembut dengan potongan sederhana namun elegan menjadi pilihan banyak orang. Gaya modest wear yang modern dipadukan dengan sentuhan tradisional diprediksi mendominasi penampilan masyarakat saat merayakan Lebaran.

Setiap tahun, momen Lebaran selalu identik dengan tradisi mengenakan pakaian baru. Selain menjadi simbol kebahagiaan dan kesucian setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan, busana Lebaran juga mencerminkan perkembangan tren fashion yang terus berubah.

Advertisement

Pada Lebaran 2026, sejumlah desainer dan pelaku industri fashion memprediksi warna-warna lembut atau pastel masih akan menjadi favorit. Warna seperti sage green, dusty pink, ivory, dan beige banyak dipilih karena memberikan kesan bersih, tenang, dan elegan.

Selain warna, potongan pakaian juga mengalami perkembangan. Model yang longgar dan nyaman semakin digemari karena sesuai dengan konsep modest wear yang menekankan kesopanan sekaligus kenyamanan. Beberapa model yang diprediksi populer antara lain gamis minimalis, tunik panjang dengan celana palazzo, serta setelan koko modern untuk pria.

Tentang Modest Wear
Modest wear atau modest fashion pertama kali diperkenalkan di Istanbul, Turki pada 2016 oleh para pecinta fashion. Pada perkembangan, sejumlah negara menyusul tren ini diantaranya adalah Dubai, London, dan Asia Tenggara yang salah satunya Indonesia.

Mengutip The Every Girl, Modest Wear adalah gaya berbusana sederhana yang mengedepankan unsuer kesopanan dalam pakaian karena pakaian sengaja dibuat menutupi sebagian besar tubuh. Pakaian oversize, berlengan panjang, berleher tinggi, dan rok panjang adalah deretan model busana yang ditawarkan modest wear. 

Terkini, sejumlah brand kenamaan Indonesia pun mulai merilis modest wear untuk para konsumennya. Bahan pakaian juga menjadi pertimbangan penting.

Advertisement

Tips Memilih Pakaian

Kain yang ringan dan adem seperti katun premium, linen, serta rayon diperkirakan menjadi pilihan utama, terutama karena Lebaran di Indonesia sering berlangsung dalam cuaca yang cukup panas.

Di sisi lain, sentuhan unsur tradisional juga mulai kembali diminati. Motif bordir, aksen batik, hingga detail songket pada bagian tertentu pakaian memberi kesan klasik namun tetap modern. Kombinasi antara desain kontemporer dan elemen budaya lokal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Tren lain yang mulai terlihat adalah meningkatnya minat terhadap busana Lebaran yang serasi untuk keluarga. Banyak brand fashion menghadirkan koleksi family set dengan warna atau motif yang sama untuk orang tua dan anak.

Tidak hanya soal gaya, kesadaran terhadap keberlanjutan juga mulai memengaruhi pilihan konsumen. Sebagian masyarakat mulai mempertimbangkan pakaian dengan bahan ramah lingkungan atau desain yang dapat digunakan kembali untuk berbagai kesempatan.

Dengan berbagai pilihan tersebut, tren fashion Lebaran 2026 menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya mencari pakaian yang indah dipandang, tetapi juga nyaman dikenakan serta memiliki nilai budaya.

Pada akhirnya, busana Lebaran bukan sekadar mengikuti tren, melainkan menjadi bagian dari cara masyarakat merayakan momen kebersamaan dan silaturahmi dengan keluarga serta kerabat.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Thaoqid Nur Hidayat
PenulisThaoqid Nur HidayatSarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Jombang. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2022. Meliput berbagai topik meliputi lifestyle, pariwisata, hukum, lingkungan, dan isu ketidaksetaraan dalam ekonomi, sosial, dan politik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia