Mengorek Hidung Ternyata Berbahaya, Ini Penjelasan Dokter
Mengorek hidung bisa picu infeksi dan iritasi. Simak penjelasan dokter tentang bahaya kebiasaan ini dan cara aman membersihkan hidung.
JAKARTA – Kebiasaan mengorek hidung ternyata berbahaya bagi kesehatan, terutama jika dilakukan dengan tangan yang tidak bersih. Mengorek hidung bisa memicu iritasi, infeksi, hingga kerusakan jaringan di dalam hidung jika dilakukan secara berlebihan.
Risiko Infeksi dan Iritasi
Dilansir dari Hindustan Times, dokter spesialis THT Dr. Atul Mittal menjelaskan bahwa memasukkan jari ke dalam hidung dapat membawa bakteri langsung ke saluran pernapasan.
“Gunakan tisu, bukan jari Anda. Jaga kelembapan hidung dengan semprotan saline dan pastikan tangan selalu bersih,” ujarnya.
Selain meningkatkan risiko infeksi, kebiasaan ini juga bisa menyebabkan iritasi dan peradangan. Jika dilakukan terus-menerus, luka kecil di dalam hidung sulit sembuh dan dapat berkembang menjadi masalah kronis.
Bisa Picu Mimisan dan Kerusakan Jaringan
Bagian dalam hidung memiliki banyak pembuluh darah kecil yang sensitif. Mengorek hidung dapat melukai area tersebut dan memicu mimisan.
Tak hanya itu, kebiasaan ini juga berisiko menyebabkan vestibulitis, yaitu infeksi pada bagian dalam lubang hidung. Dalam kondisi tertentu, kerusakan bisa meluas hingga menyebabkan gangguan pada septum hidung.
Cara Aman Membersihkan Hidung
Untuk menjaga kebersihan hidung, gunakan cara yang lebih aman seperti tisu bersih atau semprotan saline. Hindari penggunaan jari secara langsung agar tidak membawa kuman ke dalam tubuh.
Menjaga kebersihan tangan juga penting untuk mencegah masuknya virus dan bakteri yang bisa menyebabkan penyakit.
Pentingnya Kebiasaan Sehat
Dengan mengganti kebiasaan mengorek hidung menjadi metode yang lebih aman, risiko iritasi dan infeksi dapat diminimalkan. Perawatan sederhana seperti menjaga kelembapan hidung dan kebersihan tangan bisa membantu menjaga kesehatan saluran pernapasan.
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


