Advertisement
Gaya Hidup

Cara Menyeduh Teh Sesuai Jenisnya, Suhu Tepat Rasa Mantap

Salah menyeduh teh bisa menghasilkan rasa pahit yang terlalu pekat atau malah menyisakan zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh.

TIMES Indonesia,
Cara Menyeduh Teh Sesuai Jenisnya, Suhu Tepat Rasa Mantap
Menyeduh teh (Foto: iStock)
A-AA+

jakarta Teh minuman yang paling umum dijumpai dan disukai banyak orang. Sejarahnya teh pertama kali ditemukan di China oleh Kaisar Shen Nong di tahun 2737 SM. 

Teh ditemukan secara tidak sengaja, saat sang Kaisar secara tidak sengaja menjatuhkan daun teh (camelia sinesis) ke dalam air rebusannya. Setelah dirasa, ternyata minuman ini enak.

Advertisement

Meski sang Kaisar Shen tidak sengaja menjatuhkan daun teh ke dalam air rebusannya hingga menciptakan teh dengan rasa yang enak, tapi ternyata nggak bisa sembarangan lho menyeduh teh. Ada seninya, ada tekniknya untuk menghasilkan rasa yang mantap. 

Salah menyeduh teh bisa menghasilkan rasa pahit yang terlalu pekat atau malah menyisakan zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. 

Menyeduh teh juga harus disesuaikan dengan jenisnya. Beda jenis, tentu berbeda pula perlakuannya. 

Untuk teh hijau atau green tea gunakan suhu lebih rendah, antara 70 derajat hingga 80 derajat. Seduh teh hijau selama 1-3 menit saja untuk menghindari rasa pahit dan aroma hangus. 

Teh hitan bisa diseduh dengan air panas mendidih setidaknya 95 hingga 100 derajat. Diamkan selama 3-5 untuk hasil yang maksimal. 

Advertisement

Teh oolong dan teh putih cukup diseduh dengan air bersuhu 80-90 derajat selama 3-4 menitan saja. Cara ini bisa menjaga rasa lembut teh yang menenangkan. 

Lalu untuk menghasilkan teh herbal dan teh celup yang enak bisa diseduh langsung dengan air panas yang mendidih. Diamkan 3-5 menit saja. Khusus untuk teh celup, setelah perendaman segera angkat kantung tehnya untuk menghidarkan zat lain yang terkandung dalam kantung. 

Konsumsi teh secara rutin baik untuk kesehatan, tapi ada catatannya. Teh yang diminum tanpa menggunakan gula maupun bahan tambahan lain seperti susu maupun krimer. 

Teh sudah terbukti dapat meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Kandungan antioksidan dalam teh juga bisa mencegah kanker dan penuaan dini. 

Kandungan teh yang bernama senyawa L-theanine bisa membantu mengurangi stres sekaligus meningkatkan fokus. 

Teh juga bisa menjaga kesehatan pencernaan, khususnya untuk teh hitam dengan kandungan tanin paling tinggi. Teh hitam bisa bantu atasi diare ringan. 

Kerennya lagi, teh mengandung florida jadi bisa memperkuat tulang dan gigi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Dhina Chahyanti
PenulisDhina ChahyantiSarjana Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 sebagai editor AJP dan Gaya Hidup, sekaligus Host Podcast.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia