Advertisement
Gaya Hidup

Versi Nyata dan Mitos Sosok Dracula

Nama Dracul sendiri disematkan oleh ayahnya, sebagai nama Ordo Naga yang juga berarti naga atau iblis.

TIMES Indonesia,
Versi Nyata dan Mitos Sosok Dracula
Dracula (Foto: net)
A-AA+

jakarta Tentu kita tak asing dracula. Ikon budaya populer yang tumbuh di dataran Eropa dengan wujud manusia peminum darah supaya bisa hidup abadi. 

Penampakannya laki-laki perlente, yang biasanya mengenakan setelan tuxedo, dan ada beberapa yang menambahkan jubah di belakangnya.

Advertisement

Banyak yang bertanya-tanya, apakah sosok dracula ini fakta atau sekadar mitos belaka. TIMES Indonesia mengumpulkan dari berbagai sumber tentang sosok dracula. 

Versi Nyata
Dracula

Pada versi nyata, dracula memang ada. Ia adalah Vlad II Dracul. seorang penguasa bengis dari Walakia (Rumania Selatan). Ia lahir di Transylvania sekitar tahun 1431. 

Nama Dracul sendiri disematkan oleh ayahnya, sebagai nama Ordo Naga yang juga berarti naga atau iblis. 

Dalam sejarah dataran Eropa, dia dikenal sebagai pemimpin yang bengis, karena kerap menghukum mati lawannya dengan cara menyula, yaitu menancapkan tubuh ke tiang tajam.

Ia meregang nyawa saat peperangan melawan Kesultanan Otoman di tahun 1476.

Advertisement

Meski dikenala bengis dan tanpa ampun pada lawannya, namun tidak ada catatan sejarah yang menuliskan Vlad II Dracul meminum darah. 

Versi Mitos
Dracula

Dracula merupakan mitos yang pertama kali dikenalkan dalam novel Bram Stoker yang dirilis tahun 1897 dengan judul Dracula. 

Pada novel itu, dracula digambarkan sebagai vampir pengisap dara asupaya bisa mendapatkan energi dan bisa hidup abadi. 

Vampir tidak bisa mati dan bisa berubah menjadi kelawar. Kelemahannya takut pada salib dan bawang putih. Ia juga sangat sensitif terhapa sinar matahari yang disebut syndrome porfiria. Karena  itulah, dracula atau vampir berdiam diri di siang hari, dan berkeliaran mencari mangsa pada malam. 

Daari versi mitoe itulah, dracula makin populer hingga menjadi ikon budaya pop di awal abad ke-19.

Industri film pun mengangkat tema dracula untuk mendulang cuan. Beberapa film ikonik tentang Dracula meliputi versi klasik Dracula (1931), drama romantis Bram Stoker's Dracula (1992), dan aksi fantasi Dracula Untold (2014). Film terbaru termasuk The Last Voyage of The Demeter (2023) dan Dracula: A Love Tale (2025). Termasuk film  animasi Hotel Transylvania. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Dhina Chahyanti
PenulisDhina ChahyantiSarjana Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 sebagai editor AJP dan Gaya Hidup, sekaligus Host Podcast.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia