6 Tanda Liver Anda Dipenuhi Racun
Tidak banyak orang yang memperhatikan kondisi hati alias liver mereka, padahal hati adalah salah satu organ terpenting pada tubuh. Hati dapat “berbicara” pada Anda dengan menunjukkan tanda-tanda dan gejala yang dapat terkait dengan masalah kesehatan, teru

JAKARTA – Tidak banyak orang yang memperhatikan kondisi hati alias liver mereka, padahal hati adalah salah satu organ terpenting pada tubuh. Hati dapat “berbicara” pada Anda dengan menunjukkan tanda-tanda dan gejala yang dapat terkait dengan masalah kesehatan, terutama penyakit liver. Apabila tanda-tanda ini muncul, Anda perlu mencari cara untuk membersihkan hati Anda.
Berikut adalah 5 tanda-tanda peringatan mengenai hati yang paling umum dan tidak boleh Anda abaikan.
1. Hati kesulitan mencerna makanan tinggi lemak
Tugas hati adalah menghasilkan empedu, yang penting untuk pencernaan lemak. Pencernaan lemak adalah kunci untuk penyerapan vitamin yang larut dalam lemak (contohnya vitamin D) dimana tulang perlu memperbaharui dan memperkuatnya.
Jika hati Anda mencerna makanan dengan banyak lemak, dapat terjadi masalah. Anda mungkin akan menyadari adanya benjolan lemak pada kulit atau kelebihan berat badan, yang dapat menyebabkan obesitas.
2. Sering mengalami perut kembung
Perut kembung dapat mengindikasikan nonalcoholic steatohepatitis atau NASH, di mana hati menjadi berlemak, bengkak, dan tergores. Anda perlu mengetahui bahwa hati menempati banyak tempat di perut, sehingga apabila hati bengkak, sangat wajar jika Anda merasakan kembung.
3. Berat badan bertambah secara tak terkendali
Anda tidak dapat mengurangi berat badan walaupun Anda telah mengurangi asupan kalori dan berolahraga. Hati Anda adalah kunci pada regulasi metabolisme. Apabila hati tidak dapat melakukan tugasnya, seluruh sistem tubuh Anda menjadi terhambat.
4. Nyeri di sekitar area liver
Jika Anda sering merasa nyeri yang mengganggu di bagian kanan atas perut, dibawah diafragma, itu bisa menunjukkan bahwa liver Anda mungkin sedang bermasalah.
Biasanya, rasa sakit ini tidak berlangsung lama dan terus-menerus. Namun, jika Anda mulai merasa nyeri di bawah dada kanan ini sangat menyakitkan dan berlangsung sangat sering, Anda harus benar-benar waspada.
5. Selalu merasa kepanasan atau berkeringat berlebih
Hal ini adalah akibat dari peran hati yang tidak berfungsi dengan benar pada produksi hormon. Hati memiliki hubungan yang kompleks dengan hypothalamus – pusat pengaturan suhu tubuh. Hypothalamus juga berperan dalam kesehatan tulang dengan mengatur kortisol yang merusak tulang dengan melepaskan hormon.
6. Kelelahan kronis
Seringkali mengalami kelelahan meski tidak melakukan pekerjaan berat atau flu berkepanjangan yang membuat Anda lemas sepanjang hari, bisa disebabkan oleh malfungsi liver.
Alasan di balik ini adalah tumpukan racun di dalam liver. Liver memberikan kontribusi untuk pasokan energi dalam tubuh. Di dalam liver, glukosa diproses menjadi glikogen dan disimpan untuk digunakan tubuh saat kekurangan energi.
Liver yang sehat akan mengolah glukosa antara waktu makan atau setiap kali tubuh memerlukan energi. Sementara liver yang sakit tidak dapat memproses glukosa dan punya sedikit ruang untuk menyimpan energi.
Faktor Risiko Penyakit Liver
Faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit liver, di antaranya adalah:
• Obesitas
• Konsumsi alkohol berlebihan
• Terpapar racun atau zat kimia tertentu
• Penyalahangunaan NAPZA dengan berbagi jarum suntik
• Terpapar dengan darah dan cairan tubuh orang lain
• Sering berganti pasangan dalam hubungan seksual dan tidak melakukan hubungan seksual secara aman
• Tato dan tindik
• Diabetes dan peningkatan kadar trigliserida
Glutathione the Best Detoxification
Glutathione (GSH) dapat menetralisir zat-zat racun yang masuk kedalam tubuh, seperti dari makanan, sisa metabolisme obat, dll. Digunakan oleh hati untuk membuang racun, termasuk formalin, acetaminophen, benzpyrene dan berbagai senyawa lainnya serta memainkan peranan kunci dalam reaksi detoksifikasi.
Kebanyakan antioksidan bekerja di jaringan tertentu. Itu berarti mereka cenderung berkonsentrasi di satu atau dua tempat dalam tubuh, dan di sanalah mereka memberikan perlindungan antioksidan, seperti Karotenoid yang cenderung mendukung organ tertentu seperti retina mata atau prostat. Glutathione (GSH) adalah spesial karena aktif di banyak bagian tubuh, sehingga menjadi perisai antioksidan yang lebih lengkap.
Glutathione Sebagai Pemelihara Tubuh
Glutathione (GSH) ditemukan dihampir semua sel hidup. Hati atau liver, limpa, ginjal, pankreas, serta lensa dan kornea, memiliki konsentrasi tertinggi dalam tubuh. Namun, seiring bertambahnya usia kita, kadar Glutathione menurun. Ia terlibat dalam diferensiasi selular dan memperlambat proses penuaan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

