Niacinamide, Ampuh Menghilangkan Bekas Jerawat
Salah satu kandungan dalam produk skin care yang tengah naik daun adalah niacinamide. Katanya, senyawa satu ini ampuh untuk mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk jerawat dan bekas jerawat yang membandel. Tak heran kalau produk skin care yang mengandu

JAKARTA – Salah satu kandungan dalam produk skin care yang tengah naik daun adalah niacinamide. Katanya, senyawa satu ini ampuh untuk mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk jerawat dan bekas jerawat yang membandel. Tak heran kalau produk skin care yang mengandung niacinamide banyak diburu di pasaran.
Namun, benarkah manfaat tersebut? Yuk, cari tahu jawaban lengkapnya dalam ulasan berikut.
Niacinamide (nicotinamide) adalah salah satu senyawa amid aktif dari turunan vitamin B3, vitamin yang larut dalam air. Selain dihasilkan secara alami oleh tubuh, senyawa ini sebenarnya juga dapat diperoleh dari makanan seperti daging, ikan, susu, telur, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan gandum.
Niacinamide mudah larut dalam air, seseorang mungkin tidak mendapatkan asupan niacinamide yang cukup. Kalau sudah begini, biasanya suplemen niacinamide diperlukan.
Di bidang dermatology, niacinamide sering digunakan untuk mengatasi kasus jerawat, bekas jerawat, rosacea, dan agen pencerah kulit. Dokter spesialis kulit biasanya menggunakan niacinamide dalam bentuk gel atau krim, dengan konsentrasi bervariasi, dari 2% hingga 5%.
Senyawa ini bekerja dengan cara menghambat pelepasan zat kimia dalam tubuh yang memicu peradangan. Niacinamide juga dapat memperlambat proses perpindahan melanosom dari melanosit ke keratinosit, sehingga mempunyai efek mencerahkan kulit.
Secara umum, senyawa ini juga dapat membantu membangun protein di kulit dan “mengunci” kelembaban kulit sehingga efektif untuk melindungi kulit dari kerusakan.
Mengulik khasiat niacinamide untuk menghilangkan bekas jerawat
Bekas jerawat yang bisa diatasi dengan menggunakan niacinamide adalah bekas jerawat kemerahan atau kecoklatan. Sementara bekas jerawat berupa luka (scar) dan bopeng tidak bisa diatasi dengan niacinamide atau obat oles lainnya. Sebab, jenis bekas jerawat seperti itu memerlukan tindakan medis untuk memperbaiki tekstur kulit yang sudah terlanjur rusak.
Flek kemerahan atau kecoklatan sendiri terjadi akibat adanya reaksi peradangan yang menimbulkan kerusakan pada sel keratinosit basal. Kerusakan tersebut menyebabkan melanin, yakni pigmen pewarna kulit, diproduksi secara berlebihan. Bila diproduksi secara berlebihan, melanin dapat menyebabkan hiperpigmentasi pada kulit. Alhasil, kulit jadi tampak kemerahan, kecoklatan, atau bahkan kehitaman.
Kabar baiknya, studi in vitro menunjukkan bahwa niacinamide secara signifikan dapat mengurangi pembentukan melanin berlebihan pada sel. Dengan begitu, niacinamide adalah satu senyawa yang bisa digunakan sebagai pelengkap untuk mengatasi bekas jerawat. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

