Glutera News

Asam Lambung Naik Bikin Susah Tidur, Ini Cara Mengatasinya

Selasa, 15 Maret 2022 - 13:49 | 458.04k
Image: Glutera for Times Indonesia
Image: Glutera for Times Indonesia

TIMESINDONESIA, MALANG – Penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah munculnya rasa terbakar di dada akibat asam lambung naik ke kerongkongan. Gejala penyakit asam lambung muncul minimal 2 kali dalam seminggu. 

Asam lambung naik atau penyakit asam lambung bisa dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. Gejala penyakit pada lambung ini sering diduga sebagai serangan jantung atau penyakit jantung koroner, karena gejalanya yang hampir mirip dengan nyeri dada. Walaupun tidak mematikan seperti serangan jantung, penyakit asam lambung perlu ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi.

Bagaimana GERD menyebabkan susah tidur

Menurut National Sleep Foundation (NFS), penyakit asam lambung merupakan salah satu penyebab utama gangguan tidur pada orang dewasa berusia 45–64 tahun.  GERD dan gangguan tidur adalah dua hal yang dapat memperburuk kondisi satu sama lain.

Selain menyebabkan susah tidur, penyakit asam lambung juga menimbulkan masalah lain seperti apnea, restless leg syndrome, dan rasa kantuk pada siang hari karena kurang tidur.

NFS menyebutkan bahwa berikut tiga alasan mengapa GERD bisa mengganggu tidur Anda.

• Ketika Anda berbaring, gravitasi tidak menahan asam lambung sehingga asam lambung lebih mudah mengalir ke kerongkongan.
• Air liur dapat membantu menetralkan asam lambung, tapi produksinya menurun ketika Anda tertidur lelap.
• Anda lebih jarang menelan saat tidur sehingga tidak ada yang mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

Gejala GERD, seperti batuk-batuk dan tersedak, juga cenderung lebih parah saat Anda tidur. 

Saat berbaring, asam lambung bisa naik lebih jauh hingga mencapai tenggorokan. Alhasil Anda bisa terbatuk dan terbangun pada tengah malam.
Selain itu, banyak orang yang susah tidur karena penyakit asam lambung kerap mengalami sleep apnea. 

Kondisi tersebut menyebabkan napas menjadi pendek atau bahkan terhenti beberapa detik selama Anda tidur. Dapat mengganggu tidur sehingga Anda merasa lelah dan lesu pada keesokan harinya. Lama-kelamaan, kegiatan sehari-hari mungkin menjadi terganggu karena Anda kesulitan untuk fokus dan berkonsentrasi.

Cara mengatasi susah tidur karena asam lambung naik

Orang-orang yang mengalami gangguan tidur dan GERD juga lebih rentan mengalami komplikasi GERD, seperti radang kerongkongan atau kanker kerongkongan. Kurang tidur bahkan dapat berdampak pada kondisi psikologis Anda.

 Untungnya, Anda dapat mengatasi masalah ini dengan gaya hidup sehat dan beberapa perubahan sederhana. Berikut sejumlah tips yang bisa Anda lakukan.

1. Meninggikan posisi kepala saat berbaring

Tinggikan posisi kepala Anda sekitar 10–15 cm ketika berbaring. Jika memungkinkan, gunakan kasur, ranjang, atau bantal khusus agar leher dan badan Anda tetap nyaman. 

Posisi tidur seperti ini akan membantu mencegah naiknya asam lambung.

2. Berbaring menghadap kiri

Menurut studi dalam Journal of Clinical Gastroenterology, ini merupakan posisi tidur terbaik bagi orang yang sering susah tidur karena asam lambung naik. 

Berbaring ke kiri mencegah naiknya asam sehingga Anda bisa tidur dengan nyaman.

3. Menurunkan berat badan

Risiko penyakit asam lambung meningkat bila Anda mengalami kelebihan berat badan. 

Oleh sebab itu, cobalah untuk mempertahankan berat badan sehat agar Anda terhindar dari kambuhnya GERD saat tidur.

4. Memakai pakaian yang longgar

Anda akan memberikan tekanan pada perut jika mengenakan pakaian ketat saat tidur, terutama yang ketat pada bagian pinggang. 

Sebagai gantinya, pakailah baju tidur yang longgar dan membuat Anda nyaman.

5. Hindari makan larut malam

Tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan. Makan larut malam justru akan menyebabkan asam lambung naik begitu waktunya Anda tidur.  Oleh sebab itu, berikan jeda sekitar 2–3 jam dari makan malam hingga waktu tidur Anda.

6. Makan dengan porsi kecil tapi sering

Makan dengan porsi besar dapat membuat Anda susah tidur karena lambung harus memproduksi lebih banyak asam untuk mencerna makanan. 

Alih-alih makan tiga kali sehari dalam porsi besar, cobalah makan dengan porsi kecil 4–5 kali sehari.

7. Hindari makanan pemicu asam lambung

Konsumsi makanan pemicu asam lambung sebelum tidur bisa menyebabkan heartburn pada malam hari.  Sedapat mungkin, hindari mengonsumsi gorengan, makanan pedas, makanan berlemak, buah-buahan yang asam, dan cokelat.

8. Komsumsi antioksidan

Konsumsi antioksidan glutathione untuk mencegah terjadinya peningkatan asam lambung dan ampuh untuk menyembuhkan peradangan pada lambung, terlebih bagi yang sudah mengalami peradangan parah pada lambung. 

Banyak orang mengalami susah tidur karena asam lambung yang naik. Tidak heran bila mengingat GERD berkaitan erat dengan gangguan tidur dan dapat memperparah satu sama lain. 
Cara terbaik untuk mencegahnya ialah dengan menghindari pemicu GERD. Selain itu, Anda juga perlu menyesuaikan posisi tidur untuk mengurangi kemungkinan kambuhnya GERD pada malam hari. (*)

Be everlasting with glutera

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES