Glutera News

Nutrisi Pencegah Asma Kambuh, Vitamin C, D dan Gluthathione

Jumat, 09 September 2022 - 15:14 | 63.55k
Image: Glutera for Times Indonesia
Image: Glutera for Times Indonesia

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Asma adalah penyakit kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan sesak akibat peradangan dan penyempitan pada saluran napas. Asma dapat diderita oleh semua golongan usia, baik muda maupun tua.

Penderita asma memiliki saluran pernapasan yang lebih sensitif dibandingkan orang normal. Ketika paru-paru terpapar pemicu asma, maka otot-otot di saluran pernapasan akan kaku sehingga membuat saluran tersebut menyempit. Selain itu, produksi dahak juga meningkat. Kombinasi dari kondisi tersebut membuat penderita mengalami gejala asma.

Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan RI di tahun 2018, diperkirakan ada 2,4 persen dari seluruh penduduk Indonesia yang menderita asma. Sedangkan menurut data WHO di tahun 2019, penderita asma di seluruh dunia mencapai 262 juta orang, dengan angka kematian akibat asma mencapai 461.000 orang.

Penyebab dan Gejala Asma 

Meskipun penyebabnya belum diketahui secara pasti, ada beberapa hal yang kerap menjadi pemicu asma, yaitu:
•    Asap rokok
•    Debu
•    Bulu hewan 
•    Udara dingin
•    Infeksi virus
•    Paparan zat kimia
Sejumlah pemicu tersebut dapat menimbulkan keluhan pada penderita asma, seperti sulit bernapas, batuk, mengi, dan rasa nyeri atau sesak di dada.

Pengobatan dan pencegahan asma 

Pengobatan asma dapat akan disesuaikan dengan kondisi pasien. Tujuannya adalah untuk meredakan gejala asma, mencegah kekambuhan gejala, serta mengurangi pembengkakan dan penyempitan pada saluran pernapasan. Metodenya bisa berupa pemberian obat-obatan atau operasi.

Meski sulit dicegah, ada upaya yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya serangan asma, antara lain dengan:
•    Menjalani vaksinasi influenza dan pneumonia secara teratur
•    Mengetahui pemicu munculnya gejala asma dan menghindarinya
•    Melakukan pemeriksaan ke dokter bila gejala tidak juga membaik setelah menjalani pengobatan

Nutrisi pencegah asma kambuh 

Nutrisi merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Selain berperan dalam memenuhi kebutuhan tubuh untuk tumbuh dan berkembang, nutrisi juga bermanfaat dalam mencegah dan mengatasi berbagai kondisi penyakit, seperti asma. Berikut ini kandungan nutrisi yang berperan dalam mencegah dan mengatasi gejala asma.

Vitamin C

Vitamin C berfungsi melembabkan permukaan saluran napas, menangkap radikal bebas, meningkatkan kekebalan tubuh, serta mengurangi peradangan sehingga dapat mencegah terjadinya penyempitan saluran napas.

Vitamin D

Penderita asma cenderung memiliki kadar vitamin D rendah di dalam darah. Kekurangan vitamin D sering berhubungan dengan keparahan asma. Sekitar 80 persen vitamin D dapat dibentuk sendiri oleh tubuh dari bawah kulit yang terpapar oleh ultraviolet B dari sinar matahari langsung.

Antioksidan glutathione

Asap rokok, debu, bulu hewan , infeksi virus, paparan zat kimia, adalah golongan radikal bebas. Secara sederhana, radikal beber di antaranya dapat diartikan sebagai berikut: Radikal bebas adalah atom yang memiliki elektron bebas atau elektron yang tidak berpasangan. Elektron yang tidak berpasangan tersebut bersifat tidak stabil, sehingga bersifat liar dan mudah menggandeng molekul lain yang ada di sekitarnya. Ikatan inilah yang dapat menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan. 

Radikal bebas adalah senyawa oksigen reaktif yang memiliki elektron yang tidak berpasangan dan mencari pasangannya dengan cara mengikat molekul elektron yang ada di sekitarnya. Radikal bebas adalah molekul yang tidak teroksidasi menyebabkan terbentuk molekul baru yang dapat merusak sel tubuh.

Untuk menangkal radikal bebas diburuhkan antioksidan yang kuat. Sedankan glutathione adalah the mother of all antioxidan, alias induk dari segala antioksidan.

Asma sulit untuk dicegah, karena penyebabnya belum dapat diketahui secara pasti. Meski begitu, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk menghindari serangan asma, seperti mengkonsumsi nutrisi yang tepat. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES