Glutera News

Manfaat Antioksidan Glutathione untuk Kesehatan Kulit

Senin, 11 September 2023 - 14:18 | 121.57k
Image: Glutera for TIMES Indonesia
Image: Glutera for TIMES Indonesia

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Seiring bertambahnya usia, kulit akan kehilangan elastisitas dan kesehatannya. Terlebih lagi, paparan polusi, debu dan sinar matahari sebagai radikal bebas berpotensi semakin merusak kulit. 

Alhasil, banyak orang menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung antioksidan dengan harapan kulit tetap segar dan sehat. 

Namun, tak semata hanya menyegarkan kulit, nyatanya senyawa ini juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan kulit.

Sebelum mengetahui tentang fungsi antioksidan untuk kulit, kamu perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan senyawa ini terlebih dahulu. Antioksidan adalah zat atau molekul yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Adapun radikal bebas adalah molekul yang tidak stabil dan dapat merusak sel-sel serta DNA dalam tubuh.  

Senyawa ini dapat tubuh hasilkan secara alami sebagai hasil dari proses metabolisme sekaligus diperoleh dari faktor lingkungan. Misalnya seperti paparan sinar matahari, polusi, dan merokok. 

Senyawa ini dapat kamu peroleh dalam berbagai jenis bahan pangan (alami) dan dari hasil sintesis reaksi kimia (sintetis). Berikut penjelasannya:

1.    Antioksidan alami
Antioksidan alami adalah antioksidan yang diperoleh secara alami yang sudah ada dalam bahan pangan. Baik itu yang terbentuk dari reaksi-reaksi selama proses pengolahan, maupun yang diisolasi dari sumber alami yang tidak dapat dimakan dan digunakan sebagai bahan tambahan makanan. 
Contoh antioksidan alami antara lain vitamin A, vitamin C, vitamin E, polifenol, glutathione, dan asam ellagic.

2.    Antioksidan sintetis
Antioksidan sintetis adalah antioksidan yang terbuat dari hasil sintesis reaksi kimia dan diproduksi untuk tujuan komersial. Contoh jenis senyawa ini antara lain:
•    Butil Hidroksi Anisol (BHA).
•    Butil Hidroksi Toluen (BHT).
•    Propil Galat.
•    Tert-Butil Hidroksi Quinon (TBHQ).
•    Tokoferol.

Apa itu glutathione? 

Glutathione adalah salah satu jenis antioksidan kuat yang ikut berperan dalam melawan radikal bebas penyebab kerusakan sel tubuh dan memiliki efek antimelanogenesis. Dengan kata lain, glutathione memiliki kemampuan untuk menghambat pembentukan pigmen melanin.

Glutathione terbentuk dari tiga asam amino, yakni sistein, glisin, dan glutamine. Jenis antioksidan ini diproduksi oleh tubuh di dalam organ hati. Meski begitu, kandungan glutathione juga bisa didapatkan dari suplemen, suntikan, krim, serta inhalasi.

Apa manfaat antioksidan glutathione untuk kulit? 

Ketika berhubungan dengan perawatan kulit, antioksidan dapat membantu merawat kulit dari pengaruh sinar matahari dan polusi. Tidak seperti sunscreen dan pelembap, antioksidan bekerja melindungi kulit dari dalam keluar dengan menjaga sel-sel tubuh dari kerusakan.  Lantas, apa saja manfaat lain antioksidan untuk kesehatan kulit?

1.    Menetralkan radikal bebas
Radikal bebas adalah partikel seperti asap, polusi, dan sinar UV yang mengoksidasi kulit, sehingga menyebabkan kerusakan kulit dan penuaan dini. Antioksidan bekerja dengan menetralkan radikal bebas sebelum memulai proses oksidasi dan dapat ditemui dalam khasiat vitamin E.

2.    Meningkatkan produksi kolagen
Kolagen bertugas memelihara elastisitas kulit dan kekuatannya agar kulit tampak kenyal dan muda. Dengan penggunaan krim antioksidan yang dapat menyerap ke lapisan dalam kulit, antioksidan tersebut dapat menetralkan radikal bebas dan meningkatkan produksi kolagen. 

3.    Mengurangi garis halus dan kerutan
Keriput dan garis halus adalah bagian alami dari proses penuaan. Penurunan produksi kolagen elastis mulai terjadi, lalu kulit wajah mulai mengendur. Radikal bebas yang terbentuk dari kelebihan paparan sinar matahari dapat mempercepat efek alami dari penuaan. Antioksidan tidak dapat memperlambat kerusakan yang tidak disebabkan oleh radikal bebas.

4.    Mengurangi bintik hitam
Bintik-bintik ini muncul ketika sinar matahari mempercepat produksi melanin di kulit. Melanin ini menjadi semakin jelas hingga terbentuk bintik-bintik hitam. Kandungan antioksidan dalam produk perawatan kulit, khususnya vitamin C, telah terbukti memberi manfaat dalam mengurangi pigmentasi melanin pada kulit.

5.    Mengurangi jerawat
Vitamin A adalah antioksidan yang sangat kuat dan digunakan pada produk Perawatan Wajah. Maka dari itu, namanya lebih dikenal sebagai retinoid atau retin A. 
Ketika digunakan ke kulit, vitamin A masuk jauh ke dalam pori-pori untuk menghilangkan sumbatan pada keratin. Sumbatan ini merupakan salah satu penyebab utama dari komedo dan jerawat.
Vitamin A juga dapat membantu mengurangi kelebihan minyak di pori-pori dan mengurangi jerawat jika dikombinasikan dengan pembersih kulit berkualitas. Konsumsi vitamin A dapat menjadi salah satu cara untuk mengatasi wajah berminyak dan berjerawat.

6.    Mencegah penuaan dini
Salah satu manfaat utama antioksidan adalah kemampuannya untuk melawan tanda-tanda penuaan dini. Contohnya seperti garis-garis halus, kerutan, dan kehilangan kekenyalan kulit. 
Antioksidan membantu memperkuat struktur kulit, meningkatkan produksi kolagen, dan menjaga elastisitas kulit, sehingga mengurangi tanda-tanda penuaan yang tampak.

7.    Menjaga kelembapan kulit 
Antioksidan dapat membantu menjaga kelembapan alami kulit dengan memperkuat penghalang kulit dan mencegah kehilangan kelembapan berlebihan. Ini membantu kulit tetap terhidrasi dan lembut, mengurangi risiko kulit kering dan pecah-pecah. 
Kelembapan kulit–terutama kulit wajah–bisa dijaga dengan mengaplikasikan essence. Informasi mengenai ini bisa dibaca di Kenali Berbagai Manfaat Essence dalam Rangkaian Skincare.

8.    Mencerahkan kulit
Antioksidan dapat membantu mencerahkan kulit dengan menghambat produksi melanin berlebihan. Melanin adalah pigmen yang bertanggung jawab atas warna kulit. 
Dengan mengurangi produksi melanin yang berlebihan, antioksidan membantu mengurangi hiperpigmentasi dan meningkatkan penampilan kulit yang lebih cerah dan merata.

9.    Membantu mengurangi peradangan
Antioksidan memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan pada kulit. Ini bermanfaat bagi individu yang mengalami masalah kulit yang terkait dengan peradangan, seperti jerawat, dermatitis, atau rosacea. Antioksidan membantu menenangkan kulit dan mengurangi kemerahan yang terkait dengan peradangan.

10.    Memperbaiki kerusakan paparan sinar matahari
Paparan sinar matahari dapat menyebabkan kerusakan kulit, seperti bintik-bintik penuaan, kerutan, dan bahkan kanker kulit. Antioksidan membantu memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh sinar UV dan melindungi kulit dari kerusakan lebih lanjut. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES