Advertisement
Graphic

Motif Operasi Saracen adalah Ekonomi, Bukan Politik

Ketua Komite Fact Checker Mafindo, Aribowo Sasmito mengatakan kelompok Saracen dalam menebar konten negatif di medsos adalah murni bermotif ekonomi. Bukan ideolog atau politik.

TIMES Indonesia,
Motif Operasi Saracen adalah Ekonomi, Bukan Politik
Saracen (Grafis: Ilustrasi/TIMES Indonesia)
A-AA+

JAKARTA Ketua Komite Fact Checker Mafindo, Aribowo Sasmito mengatakan kelompok Saracen dalam menebar konten negatif di medsos adalah murni bermotif ekonomi. Bukan ideolog atau politik.

Menurut dia, kelompok Saracen ini mengelola beberapa laman yang kontennya sangat bertolak belakang satu sama lain. Tergantung dengan keinginan pemesan.

Advertisement

"Kalau kelompok Saracen, bukan orang-orang idealis sebenarnya. Mereka ini orang-orang ahli di bidang itu memang," ujar Ari, dalam acara diskusi di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (26/8) dilansir Kompas.

Saracen punya laman yang kontennya mendukung dan melayani permintaan pemerintah. Di sisi lain, Saracen juga membuat laman yang kontennya kontra pemerintah.

"Jadi rupanya ada yang main dua kaki. Mungkin itu untuk mengoptimalkan pemasukan," tambahnya.

Diketahui, kelompok Saracen berdiri sejak November 2015. Mereka menggunakan beberapa sarana untuk menyebarkan ujaran kebencian berkonten suku agama ras dan antargolongan (SARA). (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia