Advertisement
Graphic

Waspada Kekeringan Ekstrim di Beberapa Wilayah Jawa Timur

Badan Meteorologi, Kimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis update data 'Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut' pada beberapa daerah di Jawa Timur pada 31 Agustus 2017.

TIMES Indonesia,
Waspada Kekeringan Ekstrim di Beberapa Wilayah Jawa Timur
GRAFIS: Kekeringan, Desaign: Ofic Sam/TIMES Indonesia
A-AA+

JAKARTA Badan Meteorologi, Kimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis update data 'Hari Tanpa Hujan Berturut-Turut' pada beberapa daerah di Jawa Timur pada 31 Agustus 2017.

Metode pengamatan yang dilakukan BMKG tersebut didasarkan pada tanggal updating dan dianalisis ke belakang sampai dengan didapat hari hujan.

Advertisement

Hasil pengamatan 'Hari Tanpa Hujan Berturut-turut' dihitung dari hari terakhir pengamatan. Jika hari terakhir tidak hujan, maka dihitung sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan oleh BMKG sebelumnya.

KekeringandA5j.jpg

Sedangkan jika hari terakhir pengamatan ada hujan (>=1mm) langsung dikategorikan 'Hari Hujan (HH)'

Adapun kriteria yang sudah ditetapkan adalah sebagai berikut:

1. 1 - 5 (hari)     Sangat Pendek
2. 6 - 10 (hari)    Pendek
3. 11 - 20 (hari)  Menengah
4. 21 - 30 (hari)  Panjang
5. 31 - 60 (hari)  Sangat Panjang
6. > 61 (hari)     Kekeringan Ekstrim
7. HH (hari)       Masih Ada Hujan

Advertisement

Berdasarkan data BMKG per 31 Augustus 2017, ada beberapa daerah di Jawa Timur yang berpotensi masuk dalam katagori 'Kekeringan Sangat Panjang' dan 'Kekeringan Ekstrim'

Daerah yang berpotensi terjadi kekeringan panjang adalah:

1. Bangkalan (Arosbaya dan Geger campor)
2. Blitar (Srengat )
3. Bojonegoro (Dander dan Leran),
4. Bondowoso (Sumbergading)
5. Gresik (Lowayu dan Cerme)
6. Jember (Sumberjambe, Dam Sembah, dan Tempurejo)
7. Jombang (Tapen, Kabuh, dan Mojowarno)
8. Kediri (Papar, PU Kediri, Kencong, dan Siman)
9  Lamongan (Bluri)
10 Madiun (Caruban, Saradan, Dungus, Pagotan, dan Kandanggan),
11 Magetan (Lembeyan, Tinap, Lanud Iswahyudi),
12 Malang (Pujon, Karangploso, Tlekung, Karangsuko, Lawang, Poncokusumo, Tajinan)
13 Pamekasan (Proppo, Samiran, Galis, dan Pakong )
14 Pasuruan (Telebuk, P3GI, Bangil, Pager, Tutur, dan Slahung),
15 Probolinggo (Krasak, Banyuanyar kidul, Sumberbulu, Klampokan, Tiris, Krucil, dan Asemjajar)
16 Sampang (Sampang)
17 Sidoarjo (Sruni dan Stamet Juanda)
18 Situbondo (Buduan dan Jatibanteng )
19 Sumenep (Dasuk, Robaru, Dam Jepun, Kebonagung Saronggi, Stamet Kalianget)
20 Surabaya (Simo, Perak I, Kebonagung, dan Kandangan)
21 Tulunggagung (Ngantru )

BACA JUGA: Yuk...Kita Gotong Royong Bantu Daerah yang Kekeringan Air

Daerah yang berpotensi terjadi kekeringan ekstrim adalah

1. Bangkalan (Modung)
2. Banyuwangi ( Alas Buluh, Bajulmati, dan Pasewaran)
3. Bondowoso (Glendengan, Maesan, Cerme, Dam Jeru, PU Bondowoso, dan Pinang pait)
4. Gresik (Balongpanggang )
5. Jember (Sukowono, Jatian, Ledokombo, dan Senenrejo)
6. Malang (Jabung)
7. Mojokerto (Janjing dan Mojosari)
8. Probolinggo (Pajarakan, Triwung Kidul, Pandanlaras, Kedungsumur, Batur, Bermi, dan Glagah).

 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia