Advertisement
Graphic

Konferwil NU Jatim 2018 dan Bisikan Politik

Konferensi Wilayah (Konferwil) Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur, akan digelar Sabtu hingga Ahad (28-29/7/2018), di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Warga Nahdliyin berharap, Konferwil steril dari unsur politik. Diharapkan tak ada bisikan politik yang memb

TIMES Indonesia,
Konferwil NU Jatim 2018 dan Bisikan Politik
Grafis: Dena/TIMES Indonesia
A-AA+

SURABAYA Konferensi Wilayah (Konferwil) Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur, akan digelar Sabtu hingga Ahad (28-29/7/2018), di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Warga Nahdliyin berharap, Konferwil steril dari unsur politik. Diharapkan tak ada bisikan politik yang membuat NU tidak independen.

Mengapa demikian? Karena sejak akan digelarnya Konferwil NU Jatim, terlihat tarik menarik kepentingan politik, terutama usai Pilgub Jawa Timur.

Advertisement

Menurut Katib Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember, Kiai MN Harisudin, kepentingan politik yang merangsek dalam Konferwil, khususnya pada pemilihan Ketua sering kali diiringi dengan ketegangan antarcalon Ketua dan pendukungnya. 

KonferwilNUJatim2018grafik.jpg

Hal tersebut mengesankan posisi ketua menjadi 'rebutan'. "Padahal kader NU tidak mencari jabatan, apalagi merebut jabatan. Tapi ketika jabatan diberikan, maka tak boleh ditolak,” tegasnya.

Seminggu sebelum Konferwil, sudah mulai ramai di media sosial dan beberapa media, siapa saja tokoh yang akan diusung menjadi Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim.

Namun, soal pemilihan ketua sepenuhnya ditangan anggota Ahlul Hallli Wal Aqdi atau AHWA, yang merupakan representasi dari suara cabang NU se-Jawa Timur.

Advertisement

Para kiai atau tokoh NU yang terpilih sebagai anggota AHWA adalah tokoh NU yang memiliki kredibilitas dan integritas tinggi, sehingga tak perlu diragukan netralitasnya. Konferwil harus diselematkan dari bisikan politik dan kepentingan politik praktis. Selamat Berkonferwil NU Jatim(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Nasrullah
PenulisNasrullah Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia