Modus Baru Sasar Pemilik Rias Pengantin, Penipu Mengaku Anggota Polres Probolinggo Kota
Aksi penipuan online kembali marak terjadi. Kali ini pelaku penipuan itu menyasar pemilik rias pengantin di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Pelaku mengaku bernama Muza ...

PROBOLINGGO – Aksi penipuan online kembali marak terjadi. Kali ini pelaku penipuan itu menyasar pemilik rias pengantin di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Pelaku mengaku bernama Muzani dan mengaku anggota Polres Probolinggo Kota.
Dua orang pemilik rias pengantin yang sudah dieksekusi pelaku, yaitu Irzam Nasution (29) warga Desa Sindetlami, Kecamatan Besuk, dan Ibu Syam, warga Desa Condong, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, pada Selasa (30/8/2022) malam.
Dari dua orang target yang dieksekusi pelaku tersebut, satu orang yakni Ibu Syam, telah mentransfer uang sebanyak Rp 2 juta kepada pelaku. Berikut saat pelaku menghubungi targetnya melalui pesan WhatsApp.
Assalamu alaikum
Perkenalkan sya dgn bpak muzani selaku anggota dari polres kota Probolinggo mau mengadakan acara reuni dan mau sewa tenda bisa ya pak/bu. Rencana mau sewa tenda utk tgl 05 oktober 2022. Sebentar saya list kebutuhanya.
Pak bisa tolong di bantu buatkan rincian harga nya sekalian di total semuanya brp. Nnti tolong di kirimkan ke saya biar saya bantu rekomendasikan ke bendahara nya soalnya mau cek harga dulu bisa ya pak.
Pak itu untuk harga nya pihak bendahara nya sudah setuju Dan bilangnya mau di kasih DP dulu 3 jt supaya ada tanda jadinya...
Dan saya di suruh minta nomor rekening nya boleh tolong di kirimkan biar saya bantu rekomendasikan ke bendahara nya supaya segera di urus pembayaran DP nya gimana bisa yaa.
Pak Maaf itu kan sudah dikirim sama pihak bendahara dan mohon ma'af ada kesalahan dari pihak bendahara nya...
itu kan rencana buat dp tenda 3jt dulu dan yg 2jt itu buat dp catering buat acara rapat besok pagi pak ...
Itu di kira pihak bendahara nya untuk catering nya jadi satu sama tempat sewa tenda nya pak...
Jadi bisa minta tolong di bantu buat transferkan yg 2 jt ke pihak catering nya langsung ya pak...
Saya kasih nomor rekening nya ya pak.
Menurut korban, modusnya pelaku mau sewa rias pengantin yang harganya Rp 3 juta. Pelaku sudah setuju dengan harga itu. Kemudian dia pura-pura transfer uang sebanyak Rp 5 juta ke rekening korban dengan mengirim tanda bukti transfer melalui m-banking.

"Tapi itu semua bohong tidak ada transfer masuk. Kemudian ia minta yang Rp 2 juta ditransfer kembali, dengan alasan kelebihan transfer, kata dia yang Rp 2 juta untuk catering," ungkap Irzam Nasution.
Irzam menceritakan, selain dirinya yang dihubungi pelaku, Ibu Syam, yang merupakan rekannya sesama pemilik rias pengantin juga dihubungi pelaku. Dan pelaku berhasil menerima uang sebanyak Rp 2 juta dari Ibu Syam.
"Pelaku mengaku bernama Muzani, dan mengaku anggota dari Polres Probolinggo Kota. Saya tidak transfer balik ke dia, karena saya tahu itu adalah penipuan. Hanya teman saya yang transfer ke pelaku Rp 2 juta," katanya.
Menanggapi hal itu, Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, tidak membenarkan kalau orang yang mengaku bernama Muzani, itu anggota dari Polres Probolinggo Kota.
"Itu tidak benar. Di Polres Probolinggo Kota, tidak ada yang punya nama Muzani. Itu adalah penipuan yang mencatut institusi kepolisian Polres Probolinggo Kota," ungkap Zainullah.
Zainullah, meminta kepada korban penipuan untuk membuat laporan ke polisi, baik itu ke Polres Probolinggo, maupun ke Polres Probolinggo Kota agar bisa diselidiki.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan adanya modus penipuan seperti itu. Cek dulu saldo rekening sebelum transfer ke orang yang tak dikenal, jangan mudah transfer sebelum ada saldo masuk di rekening.
"Jika ada yang mengaku anggota dari Polres Probolinggo Kota, menghubungi Anda, tanyakan ia dinas di mana, di bagian apa dan pangkatnya apa, jangan langsung percaya. Atau bisa tanyakan jika Anda punya kenalan polisi yang berdinas di Polres Probolinggo Kota," ucap Zainullah. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


