Hukum dan Kriminal

Komplotan Pencuri Berjumlah 8 Orang di Kota Banjar Terekam CCTV saat Beraksi di Toko

Jumat, 28 Oktober 2022 - 17:33 | 14.89k
Komplotan Pencuri Berjumlah 8 Orang di Kota Banjar Terekam CCTV saat Beraksi di Toko
Pelaku terekam CCTV Toko menggunakan motor Beat dengan Nopol B 5530 ADE. (Foto: tangkapan layar CCTV/Istimewa)

TIMESINDONESIA, BANJARKomplotan pencuri beraksi di Kota Banjar. Kali ini, 8 orang yang terdiri dari 5 perempuan dan 3 laki-laki menyatroni toko baju Adel yang ada di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar Jawa Barat. Aksi mereka ini terekam kamera pengawas atau CCTV. .

Elis Kurniati (33), pemilik toko baju menyampaikan kronologinya berawal ketika sekelompok orang tersebut memasuki tokonya sekitar pukul 15.30 WIB hari Kamis (27/10/2022).

"Mereka berpencar melihat baju dan tas kemudian salah seorang perempuan berkerudung biru berusia setengah baya memanggil saya untuk menanyakan harga dari beberapa pakaian yang ditunjuknya," paparnya.

Pada saat itu, terang Elis, dari 4 karyawan yang 3 orang sedang keluar untuk beli makan dan menjemput anak sekolah sehingga tersisa 1 karyawannya yang menjaga toko.

"Karyawan saya yang satu melayani pembeli 2 di stand tas yang merupakan komplotan dan 5 orang di stand pakaian," urainya.

Elis mengingat perempuan berkerudung biru yang mengalihkan perhatiannya tersebut memiliki ciri khas goresan atau semacam tanda hitam di bawah kelopak mata sebelah kanan.

"Sementara seorang laki-laki nampak menunggu di seberang dengan motornya. Mereka menggunakan motor Beat dan Vario," bebernya.

Elis menyebutkan bahwa kejadian ini merupakan kali keduanya di toko miliknya setelah setahun sebelumnya terjadi pencurian motor milik karyawannya.

"Saat ini terjadi lagi tapi kendaraan pelaku dan wajahnya sempat terekam CCTV kami," terangnya.

Nomor kendaraan pelaku terekam CCTV yaitu B 5330 ADE, dengan jenis Honda Bear. Pelaku tampak rapi mensiasati korban agar lengah dan meninggalkan kasir dimana Handphone Reno 7 milik Elis tergeletak sehingga dengan mudah mereka menggasak handphone tersebut.

"Mereka itu semuanya mencoba membuat kami sibuk walau akhirnya mereka meninggalkan toko tanpa membeli apapun," cetus Elis.

Dari perbincangan singkat, Elis menyebut jika komplotan tersebut diduga bukan warga Banjar karena mereka saat ditanya tidak tahu nama wilayah di Kota Banjar.

"Padahal perempuan itu mengaku sudah 6 tahun tinggal di Banjar tapi saat saya tanya dimana, dia malah nampak gugup dan tak bisa menjawab. Matanya pun terus berkeliaran kesana kemari gak fokus," urainya.

Elis berharap laporannya ke Polsek Pataruman dapat mengusut dan menangkap pelaku karena diduga komplotan yang sama juga beraksi pada hari yang sama di Kecamatan Cisaga dan Kawali Kabupaten Ciamis.

"Kebetulan kami berteman di medsos, jadi saat saya posting kejadian ini ada juga yang senasib dan pelakunya ya sama pada.hari itu juga. Dari Kawali, terus ke saya kemudian ke kios Buah di Cisaga. Pelakunya juga sama terekam CCTV juga," jelasnya.

Kapolsek Pataruman, AKP Hadi Winarso saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan yang masuk atas pencurian handphone di Toko Baju Adel.

"Betul, laporannya masuk sore ini dan langsung kami tindaklanjuti dengan penyelidikan untuk segera mengungkap kasus ini," ujarnya.

Atas kejadian tersebut, Kapolsek mengimbau agar para pelaku usaha dan masyarakat semakin hati-hati saat menyimpan barang berharganya terlebih jika itu di ruang yang mudah di akses oleh publik.

"Kami berharap para pelaku usaha juga agar meningkatkan keamanan dengan memasang CCTV agar memudahkan kami melacak pelaku kejahatan," imbaunya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

KOPI TIMES