Hukum dan Kriminal

Makin Meresahkan, Balap Liar di Banyuwangi Makan Korban Pengguna Jalan

Minggu, 13 November 2022 - 13:06 | 29.76k
Makin Meresahkan, Balap Liar di Banyuwangi Makan Korban Pengguna Jalan
vidio viral lakalantas di Jalan Raya Gajah Mada, Banyuwangi. (Foto: Tangkapan layar )

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Sebuah rekaman vidio kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Banyuwangi, viral dan menggegerkan kalangan warganet.

Dalam video yang berdurasi 42 detik itu, terlihat warga panik ketika mengetahui adanya lakalantas, sontak berbodong- bondong mencoba membantu untuk meminggirkan motor dan korban yang terkapar akibat insiden nahas tersebut.

Kecalakaan tersebut terjadi di Jalan Raya Gajah Mada, Banyuwangi kota. Mirisnya, terlihat jelas di video jika pengguna jalan yang menjadi korban lebih dari satu. Selain itu, nampak pula seorang remaja wanita yang shock akan kejadian yang menimpanya hingga berakhir tergulai pingsan di trotoar.

"Wahh pingsan itu. Biarkan sudah jangan dikasih minum dulu," kata seseorang dalam video viral tersebut.

Peristiwa itu, merupakan hasil dari keegoisan para "genk motor" yang hampir tiap malam minggu tak pernah absen untuk mengadakan ritual balap liar.

Saktinya, segerombolan pemuda tersebut berhasil dengan mudah menyulap jalan raya yang merupakan fasilitas umum, seketika beralih fungsi sebagai sarana trek-trekan bak milik pribadi tanpa menghiraukan pengendara jalan lain yang melintas.

akalantas-di-Jalan-Raya-Gajah-Mada-Banyuwangi-a.jpgPetugas Kepolisian Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, melakukan olah TKP. (Foto: Fazar Dimas/TIMES Indonesia)

Alih-alih membantu, seakan tak merasa bersalah, pelaku penyebab terjadinya kecelakaan yang diketahui mengendarai kendaraan roda dua jenis Satria FU, malah melarikan diri dan acuh pada korban yang berjatuhan akibat ulahnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Wahid Hasyim, membenarkan adanya lakalantas tersebut.

"Telah terjadi lakalantas sekitar pukul 01.00 WIB di depan pasar Cungking, Lingkungan Cungking, Mojopanggung, Giri, Banyuwangi," ujarnya pada TIMES Indonesia, Minggu, (13/11/2022).

Kejadian itu bermula, pada saat pengendara Honda Vario nopol P 4362 RZ yang dikemudikan Selamet, melintas dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang. 

Kemudian, dari arah yang sama melaju dengan kecepatan tinggi pengendara Satria FU yang tidak diketahui identitasnya, diduga bersenggolan setir dengan Selamet.

Akhirnya, Selamet dan Gita yang berboncengan terjatuh bersamaan dengan pengendara Satria FU tersebut.

Tak disangka, dari arah belakang muncul Honda Beat yang dikemudikan oleh FR. Mengetahui kendaraan didepannya melesat, FR berusaha mengindari kecelakaan dengan melakukan pengereman. Namun, dikarenakan jarak yang sudah terlalu dekat. Alhasil, kecelakaan tak lagi dapat terelakkan.

Pihak Kepolisian Satlantas Polresta Banyuwangi menyampaikan, pihaknya masih menyelidiki lebih dalam terkait penyebab terjadinya kecelakaan. Apakah murni terjadi karena kelalaian pengemudi ataukah benar dugaan warga, yakni balap liar.

"Kami masih proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih dalam. Masuk kategori balap liar atau bukan," ungkap Hasyim.

Hasyim berharap, agar masyarakat Banyuwangi untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati pada saat berkendara. Apalagi pada kondisi tengah malam yang sepi kendaraan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

KOPI TIMES