Hukum dan Kriminal

Polisi Buru Maling Ternak di Kota Malang, Diduga Ternak Dipotong di Tempat

Senin, 23 Januari 2023 - 16:00 | 22.85k
Pemilik ternak saat menunjukkan bercak darah di kandang miliknya. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Pemilik ternak saat menunjukkan bercak darah di kandang miliknya. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Pihak kepolisian langsung bertindak cepat usai mendapat laporan dari salah satu warga bernama Faruk (44) asal Bunulrejo, Blimbing, Kota Malang atas hilangnya sejumlah hewan ternak di kandang miliknya.

Kapolsek Blimbing, Kompol Danang Yudanto mengatakan bahwa anggotanya sudah mendatangi lokasi kejadian pada tanggal yang sama, yakni Minggu (22/1/2022) sekitar pukul 09.00 WIB untuk melakukan pemeriksaan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Advertisement

"Petugas kita dari Pawas Polsek Blimbing, Anggota Patroli Polsek Blimbing, Pijet Reskrim Polsek Blimbing dan Bhabinkamtibmas sudah mendatangi lokasi untuk pengecekan," Ujar Danang, Senin (23/1/2023).

Dari fakta yang ditemukan, setidaknya ada 10 ekor ayam dan enam ekor kambing milik Faruk digondol oleh maling.

"Korban sudah memberikan keterangan bahwa hewan ternaknya hilang. Ia sempat juga mendengar kendaraan lewat, namun saksi tidak merasa curiga saat itu," ungkapnya.

Dari pemeriksaan di tempat kejadian perkara, lanjut Danang, memang benar ada sejumlah bercak darah segar yang berceceran di area kandang.

Dengan bukti tersebut, kesimpulan dan dugaan sementara bahwa hewan-hewan ternak itu sempat di potong di kandang sebelum di bawa kabur.

"Patut diduga di potong di TKP, karena banyak bercak darah di TKP," katanya.

Atas peristiwa ini, pihak kepolisian telah mentotal bahwa korban mengalami kerugian sebesar Rp15 juta akibat hilangnya hewan ternak tersebut.

Kini, polisi tengah melakukan penyelidikan dari apa yang sempat tertinggal di area kandang, salah satunya adalah bercak darah.

Namun, untuk pemeriksaan lain seperti halnya CCTV tak dapat dilakukan, karena di kawasan kejadian tak ada CCTV.

"Sekitar TKP nihil CCTV, karena lokasi berada di tepi sungai atau tanah pekarangan. Sekarang masih penyelidikan," tandasnya.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES