Hukum dan Kriminal

Aksi Freestyle Pengendara Motor di Malang Berujung Minta Maaf, Polisi Beri Edukasi

Rabu, 19 Juli 2023 - 17:01 | 82.74k
Pengendara aksi freestyle saat mendatangi Polresta Malang Kota untuk melakukan permohonan maaf. (Foto: Istimewa)
Pengendara aksi freestyle saat mendatangi Polresta Malang Kota untuk melakukan permohonan maaf. (Foto: Istimewa)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANG – Aksi freestyle pengendara motor di kawasan Jalan Terusan Ijen, Kota Malang yang viral di media sosial berujung permintaan maaf dan sanksi. Aksi tersebut dilakukan pengendara bernama Husen Mahdi dengan kendaraan model Kawasaki ZX-636.

Atas aksi yang dinilai cukup membahayakan pengendara lain tersebut, dengan kesadaran diri, pengendara didampingi wakil orang tuanya datang ke Polresta Malang Kota untuk menyampaikan permohonan maaf dan mengakui perbuatannya.

Advertisement

Kemudian, Satlantas Polresta Malang Kota pun memberikan sanksi berupa tilang dan juga mengedukasi pengendara tentang keselamatan berkendara.

"Kami tilang dan kami edukasi, termasuk untuk masyarakat juga," ujar Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Akhmad Fani Rakhim, Rabu (19/7/2023).

Melihat peristiwa ini, Satlantas Polresta Malang juga melaksanakan imbauan dan edukasi pengendara melalui berbagai kegiatan, termasuk ke sekolah-sekolah.

"Kami laksanakan imbauan dan edukasi ke pengendara di jalan raya dan memasang spanduk imbauan serta turun ke sekolah untuk memberikan edukasi," ungkapnya.

Sementara, pengendara bernama Husen saat berada di Polresta Malang Kota, langsung memohon maaf dan mengakui perbuatannya tersebut membahayakan diri sendiri dan juga pengendara lain.

Diketahui, dari video yang beredar di media sosial, Husen melakukan aksi freestyle mengangkat bagian depan motornya dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Dari video yang terlihat, aksi tersebut dilakukan pada siang ataupun sore hari dengan kondisi kendaraan yang cukup padat.

"Saya Husen ingin memohon maaf kepada seluruh warga Kota Malang dan Polresta Malang Kota atas kejadian tempo hari," tuturnya.

Ia pun mengakui bahwa tindakannya memang ugal-ugalan dan berjanji untuk tidak mengulangi hal serupa lagi.

"Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi dan saya siap menerima konsekuensinya," tandasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES