Hukum dan Kriminal

Perjalanan Karir Kajari Bondowoso hingga Jadi Tersangka KPK, Pernah di Kejagung

Jumat, 17 November 2023 - 20:42 | 34.59k
Empat tersangka saat dirilis oleh KPK RI salah satunya Kajari Bondowoso Puji Triasmoro (FOTO: Tangkapan Layar YouTube)
Empat tersangka saat dirilis oleh KPK RI salah satunya Kajari Bondowoso Puji Triasmoro (FOTO: Tangkapan Layar YouTube)

TIMESINDONESIA, JAKARTAKPK RI melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso, Puji Triasmoro, Rabu (15/11/2023). 

Kajari jadi tersangka bersama tiga  orang lainnya. Yakni Kasi Pidsus sekaligus kepercayaan Kajari Bondowoso inisial AKDS, YS dan AIW dari pihak swasta.

YS dan AIW meminta Kejari Bondowoso agar menghentikan penyelidikan terhadap proyek yang mereka lakukan.

Permintaan itu disampaikan oleh AKDS kepada Kajari. Kemudian Kajari memerintahkan AKDS agar membantu YS dan AIW. 

Agar penyelidikan dihentikan, AKDS atas perintah Kajari meminta sejumlah uang sebagai tanda jadi. 

Pada Hari Rabu itulah, penyerahan uang terjadi di Ruang Kasi Pidsus. 

KPK yang sudah mengendus adanya transaksi langsung melakukan tangkap tangan.

KPK yang dibagi dua tim mengamankan AKDS, Puji Triasmoro, YS dan AIW. Uang suap sebesar Rp 225 juta diamankan langsung. Sementara total BB uang tunai Rp 475 juta. 

Perjalanan Karir Puji Triasmoro

Dia pertama kali ditempatkan di Kejaksaan Negeri Salatiga. Dia menjabat Kepala Subseksi Ekonomi dan Keuangan di Intel Kejaksaan Salatiga 1997 hingga 1998.

Pada 1999 mengikuti pendidikan jaksa dan Februari Tahun 2000 dilantik jadi jaksa. 

Puji kemudian dipercaya menjadi Kasubsi Produksi Sarana Intelijen Kejaksaan Negeri Maumere NTT selama setahun. Kemudian dipromosikan jadi Kasi Pidum di sana hingga tahun 2004.

Masih di Tahun 2004, dia dimutasi ke Sukoharjo menjadi Kasi Pidsus. Di sana sekitar tujuh tahun atau hingga akhir 2010.

Pada Tahun 2011 dimutasi sebagai Kepala Seksi Penuntutan Umum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat sekitar enam bulanan.

Selanjutnya awal Tahun 2014 Puji dipromosikan jadi Kabag Tata Usaha selama dua tahun di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah.

Awal 2016 dia menjadi Kepala Kejaksaan Negeri pertama di Kejaksaan Negeri Lingga Kepulauan Riau selama dua tahun  hingga 2018.

Kemudian dipromosikan lagi menjadi Kajari di Grobogan Jawa Tengah mulai 2018 hingga 2019.

Selanjutnya dipromosikan jadi Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Gorontalo sekitar setahun dua bulan.

Awal Tahun 2021 dia dipercaya sebagai Kepala Sub Direktorat Eksekusi dan Eksaminasi di Pidum Kejaksaan Agung.

Selanjutnya Maret Tahun 2022 diamanahi sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso. Sekitar 1,5 tahun di Bumi Ki Ronggo dia diciduk KPKKPK dan kini ditahan di rutan Gedung Merah Putih. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES