Hukum dan Kriminal

Kawanan Perampok Bersenjata Sasar Toko Emas di Pacitan

Jumat, 09 Februari 2024 - 22:11 | 27.45k
Toko emas di Pacitan usai disatroni kawanan perampok tampak etalase pecah dan menggasak puluhan gram emas. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)
Toko emas di Pacitan usai disatroni kawanan perampok tampak etalase pecah dan menggasak puluhan gram emas. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PACITAN – Kawanan perampok bersenjata api menyatroni toko emas "Sinar Jaya" di Jalan Pacitan-Solo No.8, Desa Belah, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada hari Jumat (10/2/2024) sekitar pukul 12.20 WIB.

Para pelaku yang berjumlah empat orang tersebut berhasil menggasak puluhan gram perhiasan emas setelah memecahkan kaca etalase toko.

Salah satu saksi mata, Ludi Justiawan Putra, mengatakan bahwa para pelaku membawa senjata laras panjang, termasuk senapan dengan teleskop.

Toko-emas-2.jpgPecahan kaca etalase dan selongsong peluru yang masih utuh menjadi saksi bisu kebrutalan kawanan rampok di Pacitan. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia) 

"Saya dari barat (toko) sedang jalan, terus terdengar suara kayak orang bertengkar gitu, terus yang punya rumah teriak, rampok, rampok, rampok, nah saya mau lari menghampiri nggak berani karena kawanan itu bawa senjata. Saya diam, gemetar. Nggak ada tembakan, itu suara etalase pecah, kayak kaca pecah, krompyang-krompyang," kata Ludi kepada TIMES Indonesia di lokasi kejadian.

Menurut Ludi, para pelaku datang menggunakan dua sepeda motor Honda Beat. Dua orang pelaku yang tiba lebih dulu langsung menuju ke arah barat, menuju terminal Donorojo, untuk menjemput rekannya. Tak berselang lama, keempat pelaku tiba di depan toko emas dengan berboncengan dua sepeda motor.

"Singkat, tidak sampai 10 menit. Dua orang ada di seberang jalan mengawasi, mungkin ya, sementara dua lainnya beraksi. Tidak terdengar suara tembakan, hanya suara kaca etalase pecah," jelasnya.

Toko-emas-3.jpg

Meski tidak terdengar suara tembakan, selongsong peluru yang masih utuh ditemukan di lokasi kejadian. Diduga, para pelaku memanfaatkan momen sholat Jumat ketika kawasan tersebut cenderung sepi. Para pelaku mengenakan topi, helm, dan masker saat melancarkan aksinya.

"Sejumlah perhiasan sekitar 25 gram hilang, tidak semuanya diambil. Sisanya diamankan oleh pemilik toko," kata Radeka Feni Kristian, keponakan pemilik toko emas.

Radeka menjelaskan, saat kejadian, toko hanya dijaga oleh tiga orang perempuan, yaitu pemilik toko yang berusia 60 tahun, ibu pemilik toko yang berusia 90 tahun, dan asisten rumah tangga yang berusia 60 tahun.

"Ini tadi kejadiannya siang hari, waktu Jumatan, kondisi lingkungan juga kosong, karena pada Jumatan. Oleh karena itu pelaku juga bisa mengontrol kondisi," kata Radeka.

"Motor pelaku ada dua, yang masuk ke dalam toko dua orang, yang dua berjaga, modelnya bawa senapan laras panjang, etalase dipecahkan semua, tapi barang yang hilang itu satu kotak baki cincin emas, taksirannya 25 gram yang diambil, tapi yang lain aman semua, di bawah Rp10 juta, sekitar Rp7,5 juta," paparnya. 

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pacitan, AKP Untoro menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian.

"Kami masih melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi untuk mengetahui identitas para pelaku," kata Untoro.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Pacitan untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor ke polisi jika melihat kejadian serupa. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES