Hukum dan Kriminal

Hadirkan Langsung Sopir dan Kernet Saat Olah TKP, Ditlantas Polda DIY Sebut Laka Bus di Bantul Karena Rem Blong

Jumat, 09 Februari 2024 - 23:31 | 20.14k
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda DIY AKBP Sugiyanta dan suasana petugas tengah melakukan olah TKP (foto: Edis/TIMES Indonesia)
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda DIY AKBP Sugiyanta dan suasana petugas tengah melakukan olah TKP (foto: Edis/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANTUL – Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda DIY bersama Unit Gakkum Polres Bantul menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan tunggal Bus Pariwisata Saestu Trans nomor polisi E 7607 V, pada Jumat (9/2/2024).

Dalam olah TKP tersebut, Ditlantas Polda DIY menghadirkan langsung Sopir dan kernet Bus dan Tim Unit Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda DIY. Hal ini guna mengungkap secara gamblang tragedi yang mengakibatkan tiga orang penumpang tewas dan belasan luka-luka. 

Ditlantas-Polda-DIY-2.jpg

"Kami membawa Sopir dan membawa  kernetnya untuk memberikan keterangan di TKP selain keterangan yang ada di kantor. Dan karena ini laka tunggal kami bawa Tim dari Unit TAA untuk mengaksistensi terjadinya kejadian tersebut, " ungkap Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda DIY, AKBP Sugiyanta, kepada awak media di lokasi olah tempat kejadian perkara.

Sugiyanta menerangkan dari hasil analisa sementara. Posisi persneling Bus dalam posisi off atau tidak ada gerakan pengereman sama sekali baik pengereman  tangan maupun kaki.

Lebih lanjut lantaran gigi bus kosong, maka secara otomatis rem mengalami blank atau blong. Ini menyebabkan bus melaju tak terkendali, sehingga Sopir berinisiatif banting setir ke kiri. Ini mengakibatkan bus terguling dan meluncur sampai kurang lebih 60 meter dari lokasi kejadian.

"Jadi posisi persneling blank, gigi kosong. Ya rem blong. Setelah bus mengalami rem Blong kurang lebih 500 meter dari lokasi pertama kali itu bus dibanting ke kiri setirnya dan meluncur kurang lebih saya hitung tadi ada 60 meter sampai berhenti," tandasnya.

Ditlantas-Polda-DIY-3.jpg

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan Bus Pariwisata Saestu Trans terjadi pada Kamis (8/2/2023) siang di ruas jalan turunan Bukit Bego atau tepatnya di Griya Bakti, Kedungbuweng, Wukirsari, Imogiri, Bantul. 

Peristiwa ini mengakibatkan tiga orang penumpang tewas dan belasan luka-luka. Bus Pariwisata yang membawa rombongan dari Sukoharjo Jawa Tengah ini sedianya akan melanjutkan perjalanan ke Pantai Parangtritis. Namun nahas, sesampainya di lokasi kejadian, Bus berpenumpang kurang lebih 53 orang itu mengalami kecelakaan tunggal. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES