Hukum dan Kriminal

Ditemukan Sayatan di Leher, Polres Malang Pastikan Mayat Gunung Katu Wagir Korban Pembunuhan 

Sabtu, 06 April 2024 - 22:44 | 42.71k
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat, memberikan keterangan kepada media hasil pengungkapan kasus mayat di Gunung Katu Wagir, merupakan korban pembunuhan berdasarkan hasil autopsi, Sabtu (6/4/2024). (Foto Humas Polres)
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat, memberikan keterangan kepada media hasil pengungkapan kasus mayat di Gunung Katu Wagir, merupakan korban pembunuhan berdasarkan hasil autopsi, Sabtu (6/4/2024). (Foto Humas Polres)

TIMESINDONESIA, MALANG – Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah mengungkapkan, mayat laki-laki yang ditemukan di kawasan hutan Gunung Katu Wagir Kabupaten Malang belum lama ini, merupakan korban pembunuhan. 

Hal ini berdasarkan hasil autopsi yang sudah dilakukan, dimana terdapat luka bacok di leher dan beberapa bagian tubuh jasad korban.

"Berdasarkan hasil autopsi, mayat yang ditemukan di Gunung Katu adalah korban pembunuhan, dengan luka di leher akibat sayatan benda tajam sejumlah tiga luka," tandas AKP Gandha Syah, dalam keterangannya, Sabtu (6/4/2024). 

Dikatakan, pihaknya terus bergerak cepat menyelidiki dugaan kasus pembunuhan tersebut, dengan memeriksa saksi-saksi serta orang terdekat korban. 

AKP Gandha menegaskan, polisi juga akan melihat hasil petunjuk dari keterangan saksi di TKP dan saksi lainnya, untuk segera mengungkap kasusnya. Targetnya, diperkirakan sebelum lebaran sudah terungkap pelaku atau tersangkanya.

Diketahui sebelumnya, seorang pria warga Jalan Pelabuhan Tanjung Perak, Kelurahan Bakalan Krajan, Sukun, Kota Malang, Abdul Azis Sofi'i (36), ditemukan tewas oleh warga di kawasan hutan Gunung Katu di Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, pada Senin (1/4/2024) lalu.

Sebelum dilaporkan hilang, korban pada Rabu (27/3/2024) malam berangkat bersama rekannya membuang sesaji untuk kesembuhan ibunya yang sedang sakit. Akan tetapi, hingga Kamis (28/3/2024), yang bersangkutan tidak kunjung pulang ke rumah dan handphonenya beberapa kali dihubungi keluarga tidak aktif.

Kemudian pada hari Jumat (29/3/2024), kakak korban Imam datang melapor ke Polsek Sukun. Ia menyampaikan bahwa Azis meninggalkan rumah, tapi tidak kunjung kembali selama beberapa hari, dan ditemukan selang beberapa hari kemudian. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES