Hukum dan Kriminal

Heboh, Keluhan Korban Penipuan Tiket Konser Musik Mafest di Malang

Rabu, 17 April 2024 - 14:55 | 13.73k
Ilustrasi konser musik. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi konser musik. (Foto: Istimewa)

TIMESINDONESIA, MALANG – Viral di media sosial (medsos) keluhan para korban pembeli tiket konser musik di Kota Malang diduga kena tipu. Konser musik tersebut bernama Mafest Volume 3.

Diketahui, Mafest Volume 3 tersebut terjadwal digelar pada Jumat (8/3/2024) di Lapangan Rampal, Kota Malang. Akan tetapi, sampai saat ini konser tersebut tak kunjung digelar, bahkan ada informasi bahwa konser diundur pada Rabu (17/4/2024) hari ini namun tak ada kejelasan.

Oleh sebab itu, banyak pembeli tiket konser yang diisi oleh Gildcoustic, Ronkads, Rebellion Rose, Karna Mereka dan Closehead Feat Pras Teguh pun merasa tertipu.

Korban pembeli tiket Mafest, Wimmy Yudha mengatakan, dirinya membeli dua tiket early bird dengan harga masing-masing tiket Rp45 ribu.

Ia pun membenarkan bahwa ada informasi bahwa konser yang seharusnya di tanggal 8 Maret 2024 diundur pada 17 April 2024, namun sampai saat ini tak ada kejelasan soal nasib konser maupun tiket yang ia beli.

"Sampai sekarang gak ada kejelasan dari pihak Mafest. Kemarin ada yang mengajukan refund juga tapi belum dikembalikan dananya. Kalau saya menunggu," ujar Wimmy kepada TIMES Indonesia, Rabu (17/4/2024).

Ia masih berharap ada itikad baik dari pihak penyelenggara konser untuk bisa memberikan kepastian kepada para pembeli tiket.

"Berharap itikad baik dari pihak penyelenggara. Kalau misal dibatalkan ya dikembalikan uangnya. Misal terlaksana ya saya tunggu," ungkapnya.

Ia juga sudah mencoba untuk menghubungi pihak penyelenggara melalui media sosial namun tak mendapat respons apapun. Bahkan, komentar di postingan akun Instagram resmi @ma_fest.id banyak yang dihapus.

"Saya belum dapat informasi. Di DM (direct message) adminnya tidak membalas. Komen di postingan dihapus banyak," katanya.

Dengan begitu, ia juga berencana untuk melakukan aduan ke pihak kepolisian untuk kepastian nasib tiketnya dan yang lain.

"Rencana seperti itu (aduan ke polisi), cuma masih pulang kampung. Lihat sikon (situasi dan kondisi) nanti bagaimana," ucapnya.

Pembeli tiket lainnya, Fera Chalyscha juga merasa tertipu atas apa yang dilakukan oleh pihak penyelenggara konser Mafest.

Sebab, ia sudah terlanjur membeli 6 tiket konser dengan harga masing-masing Rp65 ribu tapi tak dapat kepastian.

Dengan begitu, ia pun sudah meminta untuk refund atau pengembalian dana akan tetapi sampai saat ini belum ada pengembalian.

"Harusnya 8 Maret, terus H-3 batal, akhirnya saya refund tapi belum masuk sampai sekarang," katanya.

Sebelumnya, Fera juga pernah mengikuti konser Mafest Volume 2 di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang dan semuanya berjalan lancar.

Bahkan pada volume 2 ia membeli tiket VVIP seharga Rp400 ribu.

"Dulu pernah waktu di graha cakrawala berjalan lancar. Terus ngadain lagi gak tahu kok jadi gini," imbuhnya.

Ternyata yang merasa tertipu bukan hanya pembeli tiket konser. Namun, penyewa stand atau tenant produk juga ada yang merasa tertipu di konser Mafest Volume 3 Lapangan Rampal, Kota Malang ini.

Hal itu diungkapkan Vera sebagai penyewa tenant makanan dan minuman di konser Mafest Volume 3.

Dengan menggunakan nama saudaranya, yakni Sulastri ia menyewa 5 tenant dengan total harga Rp2,5 juta.

"1 standnya Rp500 ribu. Jadi saya sewa 5 stand Rp2,5 juta," tegasnya.

Ia menceritakan, kala itu Vera berminat menyewa tenang saat melihat postingan story Instagram Mafest yang membuka 10 tenant untuk disewakan.

Akhirnya, ia pun menyewa 5 tenant. Tapi, setelah pelunasan pembayaran sewa tenang, ia tak mendapat kabar sampai saat ini.

"Saya mau ikut, daftar 5 tenant, terus setelah pembayaran lunas tidak ada kabar," ungkapnya.

Ia juga mengakui bahwa pihak penyelenggara sempat memberikan balasan dan berjanji untuk mengembalikan uang sewa, namun sampai saat ini ia tak menerima kabar lagi soal nasib uang sewa tenant tersebut.

Apalagi, ia juga tidak tahu soal pengunduran ataupun pembatalan konser musik Mafest tersebut.

"Saya gak tahu kalau Mafest ini ada pengunduran jadwal apa dibatalkan. Tapi kok sampai H-7 gak ada kabar, akhirnya feeling saya gak enak, ya udah minta refund aja, tapi gak ada kabar sampai sekarang," tandasnya.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES