Hukum dan Kriminal

Visum Perempuan Tewas di Jembatan Tunggulmas Kota Malang, Polisi Pastikan Bunuh Diri

Kamis, 09 Mei 2024 - 18:09 | 16.34k
Jembatan Tunggulmas Kota Malang, lokasi penemuan jenazah korban bunuh diri. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Jembatan Tunggulmas Kota Malang, lokasi penemuan jenazah korban bunuh diri. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Hasil visum et repertum dari korban perempuan berinisial A (20) yang ditemukan meninggal dunia akibat dugaan bunuh diri di bawah Jembatan Tunggulmas Kota Malang telah keluar.

Hasil visum menyatakan, perempuan itu meninggal dan mengalami pendarahan usai mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan setinggi 30 meter.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anton Widodo mengatakan, hasil visum keluar pada Rabu (8/5/2024) kemarin. Dari hasil tersebut, ditemukan luka memar di bagian luar paha kiri korban dan pendarahan di bagian bawah telinga sebelah kiri.

"Kemudian, juga ditemukan ada luka trauma benda tumpul pada bagian kepala kiri sepanjang 8 sentimeter. Diduga kuat, luka ini akibat benturan antara kepala dengan bagian bawah jembatan yang terbuat dari beton," ujar Anton, Kamis (9/5/2024).

Dugaan mengarah ke bunuh diri semakin kuat, selain dari hasil visum, ditemukan juga catatan kepada keluarganya di Jakarta dengan pesan ingin mengakhiri hidupnya. "Pesan catatan yang diketik oleh korban di komputernya. Catatan itu intinya ingin ke Kota Malang dan mengakhiri hidup," ungkapnya.

Saat ini, lanjut Anton, jenazah korban telah dibawa pulang oleh pihak keluarga ke Jakarta untuk segera dimakamkan. "Dibawa ke rumah duka di Jakarta. Rencananya akan dimakamkan di sana," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, perempuan berinisial A asal Jakarta ditemukan meninggal dunia di bawah jembatan Tunggulmas Kota Malang, Senin (6/5/2024) malam.

Penemuan itu saat beberapa saksi berada di area jembatan dan melakukan selfie. Kemudian, topi salah satu saksi jatuh di bawah jembatan.

Saat saksi menengok ke bawah untuk melihat topinya, ditemukan juga korban bunuh diri itu sudah tergeletak tak bernyawa.


-----------------------------------------------

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES