Emosi Tak Terkendali, Ayah di Probolinggo Aniaya Bayinya yang Masih Usia Delapan Bulan

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Seorang pria di Desa Kalisalam, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menjadi sorotan setelah tega aniaya anaknya yang masih berusia delapan bulan hanya karena menangis.
Kejadian tragis ini terjadi pada Kamis, 23 Mei 2024, sekitar pukul 05.30 WIB.
Advertisement
Pasca insiden itu, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Probolinggo segera menindaklanjuti kasus tersebut.
Korban, MAS, mengalami luka memar di pelipis akibat tamparan dan cekikan yang dilakukan langsung oleh ayahnya, M. Ishar akibat menangis sejak subuh.
Iptu Aris Santoso, Kepala Unit PPA Satreskrim Polres Probolinggo, memastikan jika laporan telah diterima dan sedang dalam proses penyelidikan. Meski begitu, pelaku masih belum ditahan oleh pihak kepolisian.
“Sudah ada laporan, dan saat ini sedang dalam proses, termasuk pemeriksaan visum dan lainnya,” ujarnya melalui sambungan telepon pada Minggu (26/5/2024).
Kejadian tragis ini kemudian viral di media sosial setelah foto luka korban diunggah oleh seorang netizen.
“Frinda Dwi Anggria” dalam grup INFO LANTAS DAN KRIMINAL KOTA/KABUPATEN PROBOLINGGO (OFFICIAL) memperlihatkan kondisi korban.
“Penganiayaan Balita oleh bapak nya.. Miris sekali, sudah lapor polres Pajarakan dan sudah Visum nunggu hasil nya,” sebut pemilik akun tersebut dalam unggahannya.
Unggahan itu memicu kemarahan publik dan banyak komentar negatif terkait tindakan keji yang dilakukan oleh pelaku.
Diharapkan pihak kepolisian segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku penganiayaan ini agar tidak terulang. Publik mengecam perilaku kejam yang telah dilakukan oleh M. Ishar terhadap bayinya sendiri. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Ryan Haryanto |
Publisher | : Sholihin Nur |