Hukum dan Kriminal

Mahasiswa di Malang Pasrah, Harus Mengulang Skripsi Gegara Tas Diembat Maling

Jumat, 31 Mei 2024 - 15:38 | 9.23k
Aksi maling tas mahasiswa di Kota Malang saat terekam kamera CCTV. (Foto: Tangkapan Layar/TIMES Indonesia)
Aksi maling tas mahasiswa di Kota Malang saat terekam kamera CCTV. (Foto: Tangkapan Layar/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Nasib mahasiswa semester 8 di salah satu perguruan tinggi (PT) Kota Malang bernama Fegi Afrilga (22) cukup memprihatinkan. Sebab, skripsi yang sudah ia buat dengan susah payah harus hilang begitu saja akibat tas miliknya dicuri.

Pencurian tersebut terjadi pada Rabu (29/5/2024) di salah satu warung makan, Jalan Sigura-gura, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Aksi maling juga terekam jelas oleh kamera CCTV.

Fegi menceritakan, saat itu dirinya hendak membeli makanan di sebuah warung bersama pacarnya.

"Awalnya tas saya pegang. Saat sampai di tempat makan, karena berat akhirnya saya taruh di dek sepeda motor depan itu," ujar Fegi, Jumat (31/5/2024).

Setelah menaruh tas di sepeda motor, ia turun dan menemani pacarnya untuk memesan makanan.

"Gak sampai 2 menit dari saya pesan makan dan bayar, pas saya kembali ke motor tasnya sudah hilang," ungkapnya.

Ia mengaku, tas yang hilang tersebut berisikan laptop, charger HP, mouse serta dokumen skripsi.

"Kerugian kira-kira Rp5 juta lebih. Dan paling penting itu dokumen skripsi, karena baik soft copy maupun hard copy ada di tas. Sehingga saya terpaksa harus mengulang lagi menyusun skripsi," tuturnya.

Usai kehilangan, ia mencoba mengecek CCTV yang berada di sekitar lokasi. Dalam rekaman tersebut, terlihat pelaku yang datang menggunakan sepeda motor dan memakai helm hitam berhenti dan parkir di sebelah sepeda motor korban.

"Pada saat perhatian saya teralihkan, pelaku langsung mengambil tas dan langsung kabur mengarah ke timur. Saya juga sudah laporkan ke polisi," ucapnya.

Sementara, Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anton Widodo membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya juga sudah menerima laporan dan kini tengah dalam proses penyelidikan.

"Iya benar. Korban telah membuat laporan ke kami. Dan saat ini anggota masih melakukan penyelidikan," tandasnya.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES