Advertisement
Hukum dan Kriminal

Polres Malang Tangani Insiden Dialami Wisatawan di Pantai Wediawu Malang

Dugaan pengroyokan dan perusakan kendaraan wisatawan dilaporkan terjadi di kawasan Pantai Wediawu Tirtoyudo, Kabupaten Malang, kemarin. Kejadian itu kini ditangani polisi.

TIMES Indonesia,
Polres Malang Tangani Insiden Dialami Wisatawan di Pantai Wediawu Malang
Polisi menunjukkan sejumlah kendaraan wisatawan asal Surabaya mengalami pecah kaca, yang terparkir di area wisata Pantai Wediawu Tirtoyudo Kabupaten, kemarin. (Foto: Polres Malang)
A-AA+

MALANG Dugaan pengroyokan dan perusakan kendaraan wisatawan dilaporkan terjadi di kawasan Pantai Wediawu Tirtoyudo, Kabupaten Malang, kemarin. Kejadian itu kini ditangani polisi. 

Dugaan aksi pengeroyokan ini sempat viral, setelah video yang menggambarkan situasi tersebut diunggah akun medsos Instagram kitabonek, beberapa jam lalu.

Advertisement

Dalam video ini, terlihat sekelompok orang mendatangi tempat-tempat villa Pantai Wediawu, Kabupaten Malang.

Unggahan yang berisi 8 slide ini juga memperlihatkan kondisi teror, dan keadaan beberapa tamu wisatawan yang mengalami luka pada tengkuk dan pelipis. 

Polres Malang pecah kaca
Tangkapan layar unggahan video dugaan aksi pengeroyokan wisatawan di Pantai Wediawu Kabupaten Malang. (Foto: unggahan IG kitabonek)

Pihak kepolisian mengkonfimasi, peristiwa tersebut menimpa rombongan wisata asal Surabaya yang tengah menginap di sekitar lokasi pantai Wediawu.

Kapolres Malang melalui Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, pihak kepolisian menerima laporan kejadian tersebut pada Selasa (5/5/2026) dini hari, dan langsung bergerak ke lokasi.

Advertisement

“Petugas segera mendatangi TKP setelah menerima laporan untuk melakukan penanganan awal dan pengamanan situasi,” ujar AKP Bambang, Selasa (5/5/2026).

Dalam kejadian tersebut, diketahui enam unit kendaraan roda empat mengalami kerusakan dan enam orang pengunjung mengalami luka-luka.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, diantaranya balok kayu, batu, serta botol minuman keras yang diduga digunakan saat peristiwa berlangsung.

AKP Bambang menegaskan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memperoleh gambaran yang utuh terkait kejadian tersebut.

Tangkapan layar pecah kaca

“Peristiwa ini masih tahap penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk memastikan kronologi secara utuh,” tegasnya.

Selain itu, polisi juga melakukan langkah-langkah lanjutan, termasuk menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat, dengan tetap mengedepankan pendekatan yang terukur.

Di sisi lain, aparat turut memberikan pengawalan kepada rombongan wisata untuk memastikan keamanan mereka.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi, dan mempercayakan penanganan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” pungkas AKP Bambang. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Khoirul Amin
PenulisKhoirul AminAhli Madya Bahasa Inggris Dan Dunia Usaha Universitas Negeri Malang (2001). Bergabung di TIMES Indonesia sejak Oktober 2024. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains (pendidikan), seni, budaya dan kegiatan sosial keagamaan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia