Kasus Pencuri Pecah Kaca Mobil di Banyuwangi, Pelaku Intai Korban Sejak dari Bank
Penyelidikan kasus pencurian dengan cara pecah kaca mobil di Jalan KH. Harun, Kelurahan Tukangkayu, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Senin (18/5/2026) terus dikembangkan.
BANYUWANGI – Penyelidikan kasus pencurian dengan cara pecah kaca mobil di Jalan KH. Harun, Kelurahan Tukangkayu, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Senin (18/5/2026) terus dikembangkan. Terbaru, muncul dugaan kuat jika pelaku telah mengintai dan membuntuti korban sejak dari Bank.
Dugaan kuat tersebut disampaikan langsung oleh Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan. Pihaknya membenarkan bahwa adanya tindakan pelaku yang telah mengintai korban sejak berada di dalam bank.
"Betul, kita sudah pelajari 99 persen pelaku ini, dia sudah mengikuti masyarakat yang mengambil uang dari bank itu dari sejak bank," jelasnya saat door stop usai Press Release, Selasa (19/5/2026).
Saat ini, kepolisian terus bergerak cepat melakukan penyelidikan secara tegas. Kombes Pol. Rofiq menekankan jika pihaknya akan terus mengejar pelaku hingga bisa tertangkap.
"Masih dalam proses penyelidikan kami. Saya berharap pelaku berbaik hati menyerahkan diri, tapi kalau tidak, kemana pun saya kejar. Tidak ada kejahatan yang tidak meninggalkan bekas," tegasnya.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya. Terjadi sebuah aksi pencurian dengan cara pecah kaca mobil di Jalan, Kh. Harun, Kelurahan Tukangkayu, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Senin (18/5/2026). Akibatnya seorang nasabah kehilangan uang diduga senilai Rp.300 juta yang baru saja diambil dari Bank.
Korban diketahui inisial FS (21), warga Kecamatan Wongsorejo. Saat itu peristiwa terjadi sekitar pukul 14.45 WIB, ketika korban sedang membeli Seblak di sebuah warung dengan meninggalkan tas berisi uang ratusan juta di dalam mobil merek Toyota Fortuner hitam, ber-Nopol P-1282-YV.
Kepolisian juga telah mengantongi barang bukti berupa CCTV dari TKP ketika peristiwa terjadi. Berdasarkan rekaman CCTV tersebut, terdapat dua orang yang berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha N Max putih mendekati mobil korban.
Dengan cepat, mereka memecahkan kaca tengah mobil dan langsung menggasak tas hitam hitam berisi uang ratusan juta rupiah yang tergeletak di dalamnya.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun TIMES Indonesia Banyuwangi. Korban yang baru saja mengambil uang ratusan juta dari bank tersebut, rencananya akan digunakan oleh pihak keluarga untuk modal atau keperluan pertanian cabai. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


