Advertisement
Indonesia Positif

Upacara Adat Ulur-Ulur, Bentuk Syukur Warga Tulungagung

Melestarikan tradisi leluhur dapat menumbuhkan kecintaan dan rasa memiliki yang dalam pada daerah asal. Sebab itu setiap daerah di Indonesia masih banyak yang menggelar upacara adat yang menjadi tradisi.

TIMES Indonesia,
Upacara Adat Ulur-Ulur, Bentuk Syukur Warga Tulungagung
Pelaksanaan kegiatan upacara adat Ulur - Ulur di Telaga Buret Desa Sawo Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung (Foto: ajp.TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

TULUNGAGUNG Melestarikan tradisi leluhur dapat menumbuhkan kecintaan dan rasa memiliki yang dalam pada daerah asal. Sebab itu setiap daerah di Indonesia masih banyak yang menggelar upacara adat yang menjadi tradisi.

Warga Tulungagung menggelar upacara adat ulur - ulur yang sudah menjadi tradisi warisan leluhur, Jumat (4/8/2017). Kegiatan ini sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat yang diberikan. Berupa sumber mata air Telaga Buret yang sepanjang tahun mengaliri empat desa di wilayah Telaga Buret untuk mengairi sawah, sumber air baku dan manfaat lainnya.

Advertisement

Upacara-Adat-Ulur-Ulur-Tulungagung-3JMtcu.jpg

Tradisi ulur-ulur merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh masyarakat empat desa di wilayah Telaga Buret antara lain Desa Sawo, Desa Ngentrong, Desa Gedangan dan Desa Gamping yang berada di wilayah Kecamatan Campurdarat Tulungagung.

Upacara adat Ulur - Ulur dihadiri oleh Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE, M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Supriono,SE,M.Si dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Kusnadi, SH, MH, muspika, tokoh masyarakat serta masyarakat setempat dan tentunya para wisatawan.

Kegiatan ini diawali dengan prosesi arak arakan yang dimulai dari SMA Campurdarat yang berjarak kurang lebih 3 km dari Telaga Buret. Dalam arakan arakan ini terdapat tarian Reog Kendang, sesaji, serta pernak pernik pendukung upacara adat ulur-ulur lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Tulungagung mengharapkan tradisi ini terus dilestarikan dan berharap semoga kedepan masyarakat sekitar Telaga Buret khususnya selalu diberikan kemurahan rejeki dan kemakmuran.

Advertisement

Upacara-Adat-Ulur-Ulur-Tulungagung-2ELNFp.jpg

Bupati juga berpesan kepada pengelola dan warga sekitar Telaga Buret untuk senantiasa menjaga kelestarian hutan disekitar telaga, sehinga sumber mata air di telaga ini lestari sepanjang masa.

Karsi ketua pokdarwis Telaga Buret mengtakan luas lahan konservasi ini terus bertambah. "Sebelumnya luas daerah konservasi Telaga Buret ini hanya seluas kurang lebih 1,5 hektar, namun sejak tahun 2015 luasan daerah konservasi ditambah menjadi seluas lebih dari 20 hektar dan kami mengharapkan kedepan akan terus ditambah luasnya," kata Karsi.

Pada kesempatan ini pula, pengelola Telaga Buret memohon kepada Bupati agar sarana dan prasarana Telaga Buret ditambah, antara lain mushola, jalan paving, MCK, dan sarana bermain anak. Harapannya kedepan kawasan wana wisata Telaga Buret ini makin nyaman untuk dikunjungi.

Disamping itu, diharapkan kegiatan ini kedepan dapat dikemas lebih baik lagi dengan menambah kegiatan acara yang mendukung upacara adat ulur - ulur ini.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, malalui Sekretaris Dinas, Slamet Sunarto, SE, M.Si, bahwa untuk tahun ini sudah dilaksanakan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana di Telaga Buret berupa pos jaga yang juga difungsikan sebagai ruang informasi dan perpustakaan.

"Terkait dengan permohonan pengelola untuk penambahan sarana dan prasarana lainnya akan kami koordinasikan dengan OPD terkait, semoga di PAK APBD 2017 dapat secara bertahap terealisasi," pungkasnya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

H
PenulisHumas Disbudpar Tulungagung Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia