Advertisement
Indonesia Positif

Dairy Farm Margo Utomo Berbagi Pengalaman dengan BBPP Batu

Tenaga teknis BBPP Batu (Balai Besar Pelatihan Peternakan) melakukan kunjungan lapangan ke Peternakan Sapi Perah Dairy Farm Melk Born Margo Utomo Kalibaru, Banyuwangi.

TIMES Indonesia,
Dairy Farm Margo Utomo Berbagi Pengalaman dengan BBPP Batu
Wawancara Pak Suwandi dengan pemilik Dairy Farm Margo Utomo, Ibu Endang Mariana (FOTO: AJP/TIMES Indonesia0
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANYUWANGI Tenaga teknis BBPP Batu (Balai Besar Pelatihan Peternakan) melakukan kunjungan lapangan ke Peternakan Sapi Perah Dairy Farm Melk Born Margo Utomo Kalibaru, Banyuwangi. 28 orang tenaga teknis berbagi pengalaman dalam manajemen peternakan sapi selama 2 hari (10-11 Oktober 2018).

Kunjungan diterima langsung oleh pemilik Dairy Farm Margo Utomo, Endang Mariana Moestadjab. Ia mengisahkan bahwa peternakan ini didirikan pada Tahun 1943 oleh ayahnya H.R.M. Moestadjab yang merupakan peternakan sapi perah skala kecil di Banyuwangi.

Advertisement

Dairy-Farm-Margo-Utomo-2.jpg
Foto bersama Kunjungan Lapangan Dairy Farm Margo Utomo (FOTO: AJP/TIMES Indonesia)

Saat ini ada 95 ekor sapi berjenis Holstein Friesian yang ada di peternakan itu. holstein freisian merupakan jenis sapi perah asli Eropa yang dikenal memiliki produksi harian susu terbanyak.

Manajemen peternakan yang diterapkan sangat ketat selama 24 jam sehari dengan pembagian kerja 2 shift. Untuk pemerahan susu dilakukan dua kali sehari, yakni mulai jam 7 pagi hingga jam 7 sore. Pemerahan dilakukan dengan cara modern, yaitu dengan alat pemerah susu, bukan dengan tangan. Satu ekor sapi menghasilkan antara 15 hingga 30 liter susu per hari, dengan rata-rata 16 liter susu per hari. Saat ini dari 95 ekor sapi, ada sekitar 37 sapi yang produktif menghasilkan susu.

Pemasaran susu segar dijual ke daerah Banyuwangi, Jember hingga Bali. Sedangkan turunannya dibuat dalam bentuk Keju Mozarella. Selain dipasarkan dalam bentuk susu segar juga digunakan untuk menjamu tamu yang menginap di Margo Utomo Resort karena sejatinya kawasan ini juga sering disebut Margo Utomo Eco Resort.

"Intinya kami benar-benar menerapkan manajemen yang baik dalam peternakan ini sehingga susu yang dihasilkan tetap terjaga baik kualitas maupun kuantitasnya," jelas Endang Mariana.

Advertisement

Sementara itu, peserta kunjungan, Dullah dan Suwandi menyampaikan terima kasih atas segala sambutan dan layanan yang sangat baik. "Semoga kunjungan dari BBPP Batu menjadi pengalaman berharga bagi kami dalam pengelolaan peternakan sapi perah," kata Dullah. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

H
PenulisHumas BBPP Batu Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia