Advertisement
Indonesia Positif

Gelar Indonesia Cultural Dining Series, Hotel Tugu Malang Angkat Kisah Ragil Kuning

Hotel Tugu Malang menggelar Indonesia Cultural Dining Series yang ke 36 kalinya. Acara yang menyajikan kesenian tradisional tersebut akan digelar di Tirta Gangga pada 15 November 2018,  jam 20.00-21.00 wib.

TIMES Indonesia,
Gelar Indonesia Cultural Dining Series, Hotel Tugu Malang Angkat Kisah Ragil Kuning
Wayang Topeng Malangan Dewi Ragil Kuning (FOTO: Hotel Tugu Malang)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Hotel Tugu Malang menggelar Indonesia Cultural Dining Series yang ke 36 kalinya. Acara yang menyajikan kesenian tradisional tersebut akan digelar di Tirta Gangga pada 15 November 2018,  jam 20.00-21.00 wib.

Pertunjukan tradisional kali ini akan menampilkan wayang topeng khas Malang yang menyajikan lakon "Ragil Kuning".

Advertisement

Wayang Topeng Malangan merupakan tradisi budaya dan religiusitas masyarakat Jawa semenjak Kerajaan Kanjuruhan yang dipimpin oleh Raja Gajayana semasa abad ke 8 masehi.

Hotel-Tugu-Malang.jpg

Topeng Dewi Ragil Kuning adalah Sosoknya yang digambarkan dengan wajahnya yang kuning dengan ekspresi lembut dan ukiran bunga pada hiasan mahkota di kepalanya. 

Dewi Ragil kuning merupakan lambang dari kebaikan, sumber kemakmuran dan kesetiaan manusia. Dewi Ragil Kuning terkenal cantik. 

Dikisahkan banyak raja-raja yang ingin melamarnya. Oleh karena pelamar terlalu banyak, maka terpaksa diadakan sayembara sodo lanang. 

Advertisement

Barang- siapa yang dapat mencabut lidi ajaib atau sada lanang yang ditancapkan di tengah alun-alun, maka dia berhak untuk mempersunting Dewi Ragil Kuning.

Sayangnya, tak seorangpun berhasil mencabut sada lanang tersebut, sampai muncul Raden Gunungsari yang berhasil mencabut lidi tersebut, dan kemudian mempersunting Dewi Ragil Kuning.

Dalam perkembangannya Ragil Kuning berubah jadi Klenting Kuning dalam lakon Sekartaji Ngenger dan Ande-Ande Lumut.  Klenting Kuning merupakan nama baru yang dia pergunakan setelah ikut Rondo Dadapan.

Pertunjukan yang elegan ini akan diadakan di Tirtagangga Hotel Tugu Malang. Ruang perjamuan yang sangat elegan dan eksotis ini terinspirasi oleh sejarah dari India, Arab, Cina dan Mongolia Silk and Spice Roads.

Ruangan yang indah dihiasi dengan mawar merah, lampu gantung, dan menghadap ke area taman yang indah dikelilingi oleh suara air deras di atas kolam kecil yang mencerminkan ketenangan eksotis seperti sebuah istana di India.

Ingin menyaksikan Indonesia Cultural Dining Series yang ke 36 di Hotel Tugu Malang? Informasi lebih lanjut dapat menghubungi +62341 363891 atau +628113634443, [email protected] , www.tuguhotels.com (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

R
PenulisRichard Wardana (CR-101) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia