Menikmati Sejuknya Udara di Situ Patenggang Bandung
Bandung memliki pesona alam yang tak terbantahkan. Salah satunya Situ Patenggang yang konon danau ini dulu memiliki dua nama, yaitu “Situ Patengan” dan “Situ Patenggang”.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
BANDUNG – Bandung memliki pesona alam yang tak terbantahkan. Salah satunya Situ Patenggang yang konon danau ini dulu memiliki dua nama, yaitu “Situ Patengan” dan “Situ Patenggang”.
Kedua nama tersebut memiliki filosofi tersendiri yang menunjukan identitas situ serta saling memiliki keterkaitan.

Wisatawan yang menyebutnya “Situ Patengan” kerman mengacu kepada nama desa dimana danau ini berada. Nama “Patengan” berasal dari bahasa Sunda “Pateangan” yang artinya saling mencari. Sedangkan nama “Patenggang” sendiri yang juga dari bahasa Sunda yang artinya terpisah dari jarah ataupun waktu.
Awalnya, Situ ini adalah bagian dari cagar alam atau taman nasional seperti cagar alam lain yang ada di Indonesia. Namun, pada tahun 1981 terjadi sebuah pengembangan yang sangat besar hingga akhirnya menjadi taman wisata alam.
Lokasi wisata berupa danau ini terletak di ketinggian 1600 meter dengan dipagari oleh kebun teh yang membuat suasana semakin syahdu. Danau yang indah tersebut memiliki luas 45.000 hektar di dalam cagar alam sebesar 123.077,15 hektar.
Situ Patenggang atau Situ Patengan adalah suatu danau yang terletak di kawasan objek wisata alam Bandung Selatan, Jawa Barat, Indonesia, terletak di sebuah desa bernama Patengan. Desa ini adalah bagian dari wilayah administratif Kecamatan Rancabali.
Terletak di ketinggian 1600 meter di atas permukaan laut, danau ini memiliki pemandangan yang sangat eksotik. Udara disini juga sangat sejuk, dan segar.
Di Situ Patenggang juga ada Kapal Pinisi. Kapal ini sedang hits di media sosial. Banyak pengunjung yang berswafoto d Kapal Pinisi ini dan diunggah ke media sosial. Ya, kapal ini sangat instagramable.
Masuk dalam wana wisata ini, Anda harus membayar tarif sebesar Rp 20 ribu pada akhir pekan. Yuk hirup segarnya udara di Situ Patenggang Bandung. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

