Layanan Spesial Tukang Pijat untuk Satgas TMMD Kodim Tegal
Keberadaan ratusan anggota Satgas TMMD Kodim Tegal, di Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, juga membawa berkah kepada Imam (30) tukang pijat asal Desa Kemuning RT. 2 RW. 3. Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
TEGAL – Keberadaan ratusan anggota Satgas TMMD Kodim Tegal, di Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, juga membawa berkah kepada Imam (30) tukang pijat asal Desa Kemuning RT. 2 RW. 3. Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Walaupun baru berjalan 15 hari dari sebulan pelaksanaan pembangunan, berbagai penjual jasa termasuk dirinya, sudah mulai bertambah omset sejak kedatangan mereka di desa atau TMMD resmi dibuka oleh Wakil Bupati Tegal, Sabilillah Ardie, Bsc, lalu (11/7).

Ditanya ongkos memijat, Imam enggan menyebutkan nominal. Ia mengaku tidak mematok harga kepada TNI Tegal yang sedang membangun wilayah kecamatan tetangganya, sedangkan untuk umum biasanya mendapatkan imbalan minimal 50 ribu rupiah.

“Langganan utama harian saya saat ini adalah bapak TNI, sehingga saya tidak mematok harga dan terkadang malah ada yang ngasih lebih,” ucapnya, Selasa (23/7/2019).
Sementara ditanya pasca TMMD Kodim Tegal, sebagai tukang pijat dirinya akan sangat kehilangan, karena mereka merupakan pendapatan terbesar harian. Sedangkan terkait pembangunan jalan sepanjang 3,4 kilometer, Imam menyatakan sangat terbantu untuk mengakses ke pelosok pedukuhan dalam menjual jasa nantinya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

