Advertisement
Indonesia Positif

Malam Inagurasi, Mahasiswa UWG Malang Salurkan Bakat Seni

Program PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) tahun 2019 UWG Malang resmi ditutup, Sabtu (7/9/2019).

TIMES Indonesia,
Malam Inagurasi, Mahasiswa UWG Malang Salurkan Bakat Seni
Wakil Rektor III (tengah) berfoto bersama peserta PKKMB 2019 (FOTO: ajp.TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Program PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) tahun 2019 UWG Malang resmi ditutup, Sabtu (7/9/2019).

Penutupan yang dikemas dalam malam inagurasi digelar pertunjukan seni dari para mahasiswa di halaman Kampus lll UWG.

Advertisement

Acara yang dimulai pukul 18.00 itu serasa berpacu dengan waktu karena begitu antusiasnya pengisi acara. Bukan hanya dari unsur mahasiswa baru, tetapi mahasiswa lama dan para dosenpun seakan tidak mau ketinggalan untuk mengeksplor jiwa seni mereka.

Inagurasii-UWG-Malang.jpg

Rangkaian acara diawali dengan pelepasan secara simbolis seluruh atribut PKKMB oleh Ketua Panitia Dr. Agus Tugas Sudjianto, ST, MT yang pada malam itu mewakili Rektor UWG Prof. Dr. Ir. Iwan Nugroho, MS.

Atribut diantaranya ID card besar menggelantung di leher, pita berjejer di pundak dan ikat rambut yang terus bertambah sesuai jumlah hari pelaksanaan PKKMB, pita merah putih dan pin garuda, malam itu ditanggalkan dan para maba beralih status sebagai keluarga besar Universitas Widyagama Malang.

Setelah seremonial pembukaan yang diakhiri dengan sambutan penutupan PKKMB oleh Ketua Panitia yang juga Wakil Rektor lll tersebut, acara dilanjutkan dengan penampilan seni masing-masing kelompok, yang tahun ini menggunakan nama tokoh pewayangan yaitu Gatutkaca, Arjuna, Sadewa, Kresna, Bima dan Yudistira.

Advertisement

Malam-Inagurasii-UWG-Malang.jpg

Kelompok maba ini menampilkan seni dalam bentuk tari, nyanyi, puisi, drama, juga beatbox, sebuah seni musik yang mengandalkan kemampuan seseorang menirukan suara.

Bukan hanya mahasiswa baru, mahasiswa lamapun tak mau kalah dengan anggota keluarga barunya dalam menampilkan potensi seninya. Tercatat beberapa nama antara lain Gita dari UKM Asma dengan Tari Beskalan, Dian Karina dari Fakultas Hukum dengan Tari Jaipong dan KitKat, boyband dari Fakultas Teknik.

Tidak hanya itu, kelompok dosen penyuka seni suara yang menamakan diri Widya Nada pun tak mau ketinggalan. Grup band yang terdiri dari unsur dosen dan karyawan ini tampil tiga lagu dan mengajak seluruh hadirin untuk menari di depan panggung megah berukuran 8x6 meter dan tinggi 1 meter tersebut.

Tingkah menari para maba menjadi semakin antusias dengan lighting panggung yang luar biasa, ditingkah dentuman kembang api memecah gelapnya malam.

Mohammad Fauzi Fikri Haikal, Ketua HMJ Akuntansi yang didapuk menjadi koordinator seksi acara mengaku puas dengan hasil akhir kerja mereka selama seminggu ini.

Ia mengakui ada kekurangan dalam acara tersebut. Namun itu semua dapat berjalan lancar dan sukses. "Ini adalah moment pembelajaran bagi kami semua tentang bagaimana mengemas sebuah kegiatan besar dengan jumlah panitia dan peserta yang cukup besar. Terima kasih kepada pimpinan Universitas yang telah memberi kepercayaan kepada kami," jelasnya.

Acara yang juga cukup seru adalah saat pembawa acara, Abdillah dari Fakultas Pertanian dan Astrid dari Fakultas Ekonomi UWG Malang mengumumkan para pemenang berbagai macam lomba yang diadakan selama tujuh hari ber-PKKMB, baik lomba untuk para maba maupun penilaian kepada para kakak-kakak panitia.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

S
PenulisSantoso (CR-058) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia