Pagelaran Seni Jaranan Meriahkan Selamatan Desa Giripurno Menuju Desa Budaya
Pagelaran Seni Jaranan ditampilkan dalam rangkaian Selamatan Desa Giripurno, Bumiaji Kota Batu.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
BATU – Pagelaran Seni Jaranan ditampilkan dalam rangkaian Selamatan Desa Giripurno, Bumiaji Kota Batu.
Selain untuk memeriahkan selamatan Desa Giripurno dan sekaligus untuk mencapai misi Desa Giripurno Menuju Desa Budaya.
Acara tersebut digelar di Punden Mbah Ganden, Desa Giripurno, Senin (21/10/2019) dan dihadiri oleh warga dan sesepuh desa.

Para penggiat seni jaranan bersama pemerintah Desa Giripurno menyajikan pertunjukkan seni jaranan di halaman depan Punden Mbah Ganden Desa Giripurno. Acara ini juga dimeriahkan oleh bazar dari masyarakat Desa Giripurno.

Kesenian Jaranan ini bisa diartikan sebagai suatu seni yang dalam pelaksanaannya menggunakan properti kuda buatan. Dalam budaya Jawa, jaran atau kuda merupakan binatang simbol kekuatan, lambang keperkasaan dan lambang kesetiaan. Ketika manusia menggunakan kuda sebagai kendaraannya, maka manusia digambarkan sedang berjuang menempuh kehidupan untuk mencapai tujuan hidupnya.
"Semoga acara gebyar seni seperti ini akan selalu dilestarikan oleh seluruh masyarakat Desa Giripurno," ucap salah satu masyarakat Desa Giripurno, Ayu. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

