Hebat, Mahasiswa FH Unair Surabaya Pertahankan Piala Debat Ketua MA Berturut-Turut
Mahasiswa Fakultas Hukum Unair Surabaya di bawah naungan BSO Masyarakat Yuris Muda Airlangga (MYMA) berhasil mempertahankan gelar juara umum dalam lomba debat piala bergilir Mahkamah Agung selama dua kali berturut-turut.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
SURABAYA – Mahasiswa Fakultas Hukum Unair Surabaya di bawah naungan BSO Masyarakat Yuris Muda Airlangga (MYMA) berhasil mempertahankan gelar juara umum dalam lomba debat piala bergilir Mahkamah Agung selama dua kali berturut-turut.
Lomba debat tersebut digelar di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 15-17 November lalu. Dengan tim debat berjumlah tujuh orang yaitu Alip Pamungkas (2017), Agatha Geraldhine (2017), Ardhana Christian Noventri (2018), Qona’aha Noor Maajid (2018), Patr icia Inge Felany (2018), dan Nola Alfiona (2018). Peserta debat pada lomba itu sendiri terdiri dari 15 tim dari mahasiswa fakultas hukum di seluruh Indonesia seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Pelita Harapan Surabaya (UPH), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Sriwijaya (UNSRI), dan beberapa kampus lain.
Alip Pamungkas ketua delegasi lomba mengungkapkan mereka mempersiapkan lomba debat sekitar satu bulan dengan jam latihan yang cukup menyita jam kuliah.
“Untuk persiapan lomba debat ini hampir satu bulanan penuh. Latihannya itu dari pagi sampai jam sebelas malam itu setiap hari. Terkadang sampai menyita jam kuliah untuk kami jadikan waktu konsultasi dengan dosen,” ungkap Alip.
Alip menjelaskan banyak suka dan duka yang dialami ia bersama delegasi yang lain selama mempersiapkan lomba debat tersebut.
“Sukanya itu kita bisa mendapat pengetahuan lebih dibanding anak-anak yang nggak ikut lomba. Terus bisa kenal dekat dengan dosen juga profesor. Kalau untuk duka, jadi jarang bisa main dengan teman-teman, jarang bisa pulang kampung, dan sedikit keteteran sama tugas-tugas kuliah,” ujarnya.
Alip juga memberikan tips bagi yang ingin menggikuti lomba debat hukum nasional adalah dengan cara melatih kemampuan diri terus menerus.
“Untuk teman-teman yang mau ikut lomba debat tipsnya adalah dengan menumbuhkan kemauan dulu. Terus, tentu harus memperdalam materi. Setelah itu latihan dengan teman terus-menerus pasti nanti akan bias. Pokoknya jangan takut terlebih dahulu, jangan bilang nggak bisa sebelum mencoba,” ungkap Alip, mahasiswa FH Unair Surabaya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

