Advertisement
Indonesia Positif

Kelompok 59 KKN Unisma Malang Sukses Jalankan Kembali Koperasi Desa yang Sempat Vakum

Lokasi KKN kelompok 59 berada di Desa Amadanom Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Desa yang dapat ditempuh dengan kisaran waktu 90 menit dari pusat Kota Malang ini memiliki penduduk yang mayoritasnya adalah petani kopi.

TIMES Indonesia,
Kelompok 59 KKN Unisma Malang Sukses Jalankan Kembali Koperasi Desa yang Sempat Vakum
Penyarahan barang Koperasi Konsumsi Bumdes ke Lembaga Pendidikan. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Lokasi KKN kelompok 59 berada di Desa Amadanom Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Desa yang dapat ditempuh dengan kisaran waktu 90 menit dari pusat Kota Malang ini memiliki penduduk yang mayoritasnya adalah petani kopi.

Desa ini memiliki tempat wisata yaitu Ecowisata Kopi dan Bukit Van De Kock. Salah satu hal yang menarik perhatian kelompok 59 adalah vakumnya Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).

Advertisement

BUMDES di Desa Amadanom ini hanya berupa Koperasi yang melakukan penjualan ATK dan Fotocopy. Bedasarkan informasi dari masyarakat desa serta perangkat desa BUMDES sudah ada sejak 2 tahun lalu tetapi banyak hal yang menjadikan BUMDES tidak berjalan, salah satu hal adalah finansial serta kurangnya pemasaran.

Peserta KKN-PPM Tematik 2020 Universitas Islam Malang tertarik untuk membantu pemasaran Koperasi BUMDES mengembangkan pemasukan dengan memasarkan yang ada di Koperasi Bumdes.

KKN-Unisma-Malang2c12b8e1300171e40.jpg

INFORMASI SEPUTAR UNISMA MENGUNJUNGI unisma.ac.id

Pemasaran Koperasi Konsumsi BUMDES, hal pertama yang dilakukan adalah mengkonfirmasi tentang pemasaran Koperasi Konsumsi ke masyarakat, dengan ini masyarakat dapat mengetahui apa yang dijual Koperasi Konsumsi.

Advertisement

Sebab selama ini masyarakat membeli Koperasi Konsumsi ke pusat Kecamatan Dampit karena kurangnya sosialisasi adanya BUMDES. Kedua adalah menyediakan barang-barang di Koperasi Konsumsi. Ketiga mengantar pesanan kepada pihak yang sudah menjalin kerja sama dengan Koperasi Konsumsi Desa Amadanom. Dan yang keempat mensosialisasikan kepada Karang Taruna Desa Amadanom tentang sistem kerja yang ada di Koperasi.

Tentang adanya sistem kerja seperti yang dipaparkan di atas maka Koperasi dan pemuda desa bisa menjalin hubungan baik. Memperbaharui sistem kerja yang ada, maka koperasi dapat berjalan dan mendapatkan pemasukan tanpa harus menunggu pembeli yang akan membeli barang-barang di Koperasi Konsumsi atau bisa juga disebut dengan sistem jemput bola.

Dengan ini koperasi yang dulunya vakum, berkat KKN Unisma Malang kelompok 59 kini menjadi berjalan lancar dan banyak pemasukan serta menjalin hubungan baik dengan Pemuda Desa Amadanom. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia